
Warga keluhkan minimnya bak sampah di Kilometer Sembilan

Tanjungpinang (ANTARA) - Sejumlah warga di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengeluhkan minimnya bak sampah terutama di kawasan kilometer sembilan dan seterusnya.
Isnaini (38), salah seorang warga yang tinggal daerah itu mengaku minimnya bak sampah menyebabkan masyarakat banyak yang membuang sampah sembarangan, seperti di pinggir jalan.
"Di wilayah ini pemukiman penduduk sangat pasat, sementara bak sampah yang ada tidak memadai," kata Isnaini, Kamis.
Dia menyarankan Pemkot Tanjungpinang memperbanyak bak sampah di pemukiman padat penduduk, sehingga warga dapat membuang sampah pada tempatnya. "Dengan begitu akan terwujud lingkungan yang bersih, sehat dan indah," ucapnya.
Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, Syahrul, menyatakan akan mendata wilayah yang dianggap paling membutuhkan penambahan bak sampah.
Namun, sebelum itu pihaknya akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terkait persoalan bak sampah yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat.
"Terkadang persoalannya itu sudah ada bak sampah, tetapi masih banyak warga yang membuang sampah di pinggir jalan," kata Syahrul.
Oleh karena itu dia mengimbau kepada warganya supaya memiliki kesadaran untuk membuang sampah di bak sampah yang telah disediakan.
Pemkot, kata dia, tetap akan menerima semua masukkan masyarakat menyangkut masalah sampah di Ibu Kota Provinsi Kepri ini.
"Intinya kita sama-sama punya kesadaran dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena kebersihan sebagian dari iman," ucap Syahrul.*
Pewarta : Ogen
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
