BMKG : Jarak pandang di Pulau Bintan makin pendek

id Jarak pandang

BMKG : Jarak pandang di Pulau Bintan makin pendek

Wilayah Pulau Bintan, Kepulauan Riau tampak diselimuti kabut asap, Kamis (12/9) pagi. Akibat kabut asap tersebut, menurut BMKG jarak pandang di daerah itu semakin pendek. (Ogen)

Bintan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang menyatakan udara di wilayah Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) semakin pekat oleh kabut asap pada Kamis.

Pantauan BMKG, jarak pandang udara Pulau Bintan sejak Kamis pagi berjarak lima kilometer, lebih pendek dua kilometer dibanding Senin (9/9) yang berjarak tujuh hingga sembilan kilometer.

"Kabut asap semakin pekat pada pagi dan sore hari karena bercampur dengan embun," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti Wira Kusumah, Kamis.

Dia menegaskan, kabut asap yang terjadi di Pulau Bintan dan wilayah Kepri lainnya merupakan asap kiriman dari Pulau Kalimantan dan Sumatera.

"Asap dari Sumatera dampaknya kecil untuk wilayah Kepri. Yang dominan adalah dari Kalimantan," tambah Bhakti.

Kendati semakin tebal, lanjut Bhakti jarak pandang lima kilometer itu masih aman untuk jalur penerbangan dan transportasi laut.

"Akan bahaya jika jarak pandang sudah di bawah tiga kilometer," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar