Kapal patroli BC Kepri diserang, satu petugas terluka

id kapal patroli bc kepri diserang,penyelundupan minuman alkohol

Kapal patroli BC Kepri diserang, satu petugas terluka

Speedboat BC Kepri yang rusak akibat tabrakan dengan kapal penyelundup. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Seorang petugas patroli Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) mengalami luka robek dan patah gigi dalam insiden penyerangan yang diduga dilakukan penyelundup minuman beralkohol di sekitar perairan Selat Singapura.

"Satu anggota speed BC mengalami luka robek dan patah gigi di bagian mulut dan memerlukan tindakan medis," kata Humas Kanwil DJBC Khusus Refly F Silalahi dikofirmasi di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Senin.

Refly mengatakan, insiden penyerangan tersebut terjadi pada Minggu (1/11) malam sekitar pukul 19.30 WIB petugas menerima informasi adanya upaya penyelundupan minuman mengandung etil alkohol dengan modus "ship to ship" menggunakan HSC (High Speed Craft) di perairan Selat Singapura, dan ditindaklanjuti dengan mengerahkan Satuan Tugas Speedboat untuk berpatroli di sekitar perairan Nongsa dan Karang Galang.

"Informasi yang diperoleh malam itu, lebih dari empat HSC memasuki perairan Selat Singapura," katanya.

Sekitar pukul 20.10 WIB, dua HSC diketahui membuntuti speedboat BC, salah satu HSC itu memotong haluan tapi bisa dihindari sehingga tidak terjadi tabrakan. Namun, beberapa detik kemudian satu HSC lain yang berasal dari belakang juga menutup haluan speeboat BC yang mengakibatkan terjadi tabrakan dan mengakibatkan bagian haluan mengalami kerusakaan.

Sedangkan HSC yang tadi memotong haluan speedboat BC, kembali bermanuver dan berusaha menabrakkan diri namun bisa diantisipasi. 

"Petugas juga dihadang dengan senjata tajam saat berusaha mendekati HSC untuk melakukan pemeriksaan. Dengan alasan keamaan, petugas patroli meninggalkan lokasi dan melaporkannya kepada pimpinan," tuturnya.

Refly mengatakan, insiden penyerangan juga terjadi di sekitar perairan Karang Galang bagian timur, speeboat BC diserang satu HSC 6 mesin mercury yang membawa sejumlah massa dan sempat melontarkan ancaman kepada petugas.

"Petugas yang terluka dan speeboat BC yang mengalami kerusakan. Maka petugas patroli kembali ke Pangkalan Kanwil BC Khusus Kepri," kata dia.

Belum dipastikan

Sementara itu, terkait informasi adanya korban meninggal dunia dan hilang dari pihak penyelundup, Refly mengaku belum bisa memastikan karena petugas langsung mundur dari ditarik ke pangkalan.

"Kalau itu belum bisa dipastikan," kata dia.

Namun terkait informasi adanya satu orang yang jatuh ke laut, dia mengatakan bahwa dua kapal patroli, Satgas Patla BC 30005 dan BC 1001 sedang dilokasi untuk melakukan kegiatan SAR atau upaya pencairan.

Sementara berdasarkan informasi, insiden tabrakan antara speedboat patroli BC Kepri dengan HSC tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibat insiden tersebut, satu ABK pelaku penyelundup asal Batam meninggal dunia dan satu hilang, yakni Acok (tekong HSC) jatuh ke laut dan belum ditemukan dan Baso meninggal dan sudah dikebumikan di Tanjung Sengkuang, Batam.
 
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar