Logo Header Antaranews Kepri

Kinerja petugas Damkar di Lingga pantas diapresiasi

Selasa, 21 Januari 2020 14:52 WIB
Image Print
Neko Wesha Pawelloy, saat mengunjungi Pos Damkar di Malam hari, Senin (20/01) (ANTARA/Nurjali)
Memang yang rawan itu wilayah Dabo, karena banyak pemukiman tapi kita apresiasi dengan segala keterbatasan mereka dapat bekerja secara maksimal

Lingga (ANTARA) - Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga, pantas diapresiasi karena tetap siaga 24 jam meski saat ini memasuki musim hujan.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Lingga saat berkunjung ke Posko Damkar di Jalan Perusahaan eks Implasment Timah Dabosingkep.

"Kebakaran memang tidak pandang waktu, dan kami sangat apresiasi kerja para petugas Damkar yang selalu sedia 24 jam tanpa kenal lelah," ujar Ketua Komisi III DPRD Lingga, Neko Wesha Pawelloy saat berada di Pos Damkar Lingga, kepada Antara, Selasa.

Menurutnya, saat ini Damkar sendiri masih berada di bawah Satpol PP, namun kinerja Damkar Kabupaten Lingga, dengan segala keterbatasannya telah banyak memberikan kontribusi yang besar dalam melakukan operasi-operasi pemadaman yang terjadi di wilayah Dabosingkep dan Lingga pada umumnya.

"Memang yang rawan itu wilayah Dabo, karena banyak pemukiman tapi kita apresiasi dengan segala keterbatasan mereka dapat bekerja secara maksimal," ujarnya.

Selain itu pada musim kemarau tahun lalu yang sempat terjadi peristiwa kebakaran hutan di beberapa titik di Kabupaten Lingga, Damkar bersama Satpol PP juga telah memperlihatkan sinergitas pemerintah daerah dengan beberapa lembaga seperti TNI dan Polri dalam memadamkan api di beberapa titik api.

Melihat kondisi tersebut, Neko mengatakan akan berupaya menyampaikan ke pemerintah terkait kebutuhan fasilitas pendukung yang dibutuhkan oleh satuan Damkar di Kabupaten Lingga.

Karena untuk jarak tertentu dan medan-medan tertentu tim Damkar Kabupaten Lingga, masih banyak membutuhkan fasilitas pendukung, selain itu kesejahteraan para petugas Damkar menurutnya juga harus menjadi perhatian.

"Personel Damkar sendiri juga masih kurang, selain itu mobil pemadam kita juga masih butuh, ini nanti akan menjadi pekerjaan kita kedepan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026