
Bawaslu Bintan proses dugaan pelanggaran netralitas ASN

Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menindaklanjuti dugaan pelanggaran netralitas oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata, di Bintan, Kamis, mengatakan, pihaknya beberapa hari yang lalu mendapat informasi awal atas pemberitaan yang dimuat oleh beberapa media daring tentang adanya salah seorang ASN di Bintan yang akan maju pada pelaksanaan Pilkada Bintan Tahun 2020.
Bawaslu Bintan menindaklanjuti informasi awal tersebut untuk dilakukan investigasi atau penelusuran terhadap informasi tersebut kepada beberapa pihak terkait untuk mendapatkan keterangan.
"Untuk menciptakan pelaksanaan Pilkada Bintan tahun 2020 sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan menjaga netralitas ASN pada pelaksanaannya, maka Bawaslu Bintan telah menindaklanjuti informasi awal tersebut untuk ditindaklanjuti menjadi temuan dugaan pelanggaran peraturan yang berlaku," ujarnya.
Febri menjelaskan perundang-undangan lainnya yang diduga dilanggar yakni UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP 42 tahun 2004 Tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS.
Tahapan yang dilakukan Bawaslu Bintan yakni melakukan klarifikasi kepada, ASN yang bersangkutan, saksi-saksi, dan jika diperlukan dapat mengundang saksi ahli.
Waktu penanganan temuan ini akan dilakukan selama 5 hari.
"Untuk saat ini masih dalam proses penanganan," ucapnya.
Ia mengemukakan oknum ASN yang diduga melanggar netralitas ASN dijadwalkan diperiksa hari ini pukul 10.00 WIB. Namun hingga siang ini, oknum ASN itu tidak hadir.
Bawaslu Bintan juga meminta keterangan saksi ahli.
"Kami akan melayangkan kembali surat undangan untuk diperiksa oknum ASN tersebut," katanya.
Berdasarkan data Antara, di dalam berita yang disiarkan dua media daring baru-baru ini, oknum ASN yang bertugas di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bintan itu menyatakan bersedia mencalonkan diri pada pilkada jika berpasangan dengan Alias Wello.
Alias Wello yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lingga dalam beberapa pekan terakhir melakukan manuver politik untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bintan.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor:
Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
