
Polres Karimun dorong ketahanan pangan lewat budidaya lele

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau mendorong program ketahanan pangan dengan mengembangkan budidaya ikan lele dan tanaman hidroponik menuju "New Normal" pandemi COVID-19.
"Kita dukung program ketahanan pangan berupa pembudidayaan ikan sebagai wujud konkrit menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi Covid-19 di Karimun serta siap dalam ketahanan pangan menghadapi New Normal," ujar Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan usai di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Program pembinaan untuk ketahanan pangan tersebut antara lain pembudidayaan ikan lele menggunakan karamba apung di Paya Manggis, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, serta tanaman hidroponik yang digarap Polsek Balai Karimun.
Pembudidayaan ikan lele dikelola salah seorang personel Polres Karimun Bripka Hasanuddin dengan luas karamba sekitar 123.000 meter persegi.
Karamba seluas itu telah diisi dengan ikan lele sebanyak 150.000 ekor dan ikan patin sebanyak 70.000 ekor.
"Kita lakukan pembinaan terhadap Bripka Hasanuddin agar berhasil mengelola karamba ikan lele," kata Kapolres.
Dia juga mendukung pengembangan tanaman sayuran sistem hidroponik yang dikelola Polsek Balai Karimun dengan menggunakan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di Karimun.
Program ketahanan, menurut dia, perlu digencarkan di masa-masa sulit akibat pandemi COVID-19, setidaknya dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal.
Pewarta : Rusdianto
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
