Logo Header Antaranews Kepri

Kamis malam, Batam dan Pulau Bintan "black out"

Jumat, 5 Juni 2020 05:32 WIB
Image Print
Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik di Batu 7 Tanjungpinang beberapa waktu lalu (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Batam dan Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan), Provinsi Kepulauan Riau, gelap gulita akibat "black out" atau mati listrik akibat penurunan daya.

Pihak manajemen PT PLN Tanjungpinang, Arif, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan, "black out" terjadi pada mesin pembangkit listrik berkapasitas 150 Kilo Volt.

"Ini lagi diupayakan agar normal," kata Arif saat ditanya sampai pukul berapa pemadaman listrik itu berlangsung.

Di Batam, pemadaman listrik terjadi tidak hanya sekali. Listrik padam mulai pukul 19.30 WIB, kemudian menyala kembali pukul 20.30 WIB beberapa detik.

"Listrik padam lagi. Kemudian hidup lagi pukul 20.44 WIB," kata Evy, salah seorang warga Batam.

Sementara di Tanjungpinang, pemadaman listrik menyebabkan jalan gelap gulita. "Traffic light" tidak menyala sehingga lalu lintas kendaraan menjadi terganggu.

Sejumlah kedai kopi menggunakan genset untuk menyalakan lampu. Toko-toko dan swalayan di KM 8-KM 10 juga menggunakan genset.

Hingga berita ini disiarkan, listrik di Tanjungpinang belum juga menyala.

"Saya berharap PLN segera menghidupkan kembali listrik ini. Saya masih banyak tugas perkuliahan yang harus diselesaikan," kata Udin, salah seorang mahasiswa di Tanjungpinang.



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026