Destinasi wisata Batam terapkan disiplin protokol kesehatan saat libur panjang

id libur panjang di batam,protokol kesehatan,lokasi wisata,kepri,batam

Destinasi wisata Batam terapkan disiplin protokol kesehatan  saat libur panjang

Pengunjung menggunakan masker saat mengunjungi Dino's Gate di Kota Batam, beberapa waktu lalu. Pengelola menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi memutus mata rantai penularan COVID-19. ANTARA/Naim

Batam (ANTARA) - Sejumlah destinasi wisata di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada pengunjung saat periode libur panjang pada akhir pekan ini.

"Yang tidak menggunakan masker tidak boleh masuk kawasan," kata Recreation Manager Golden City yang mengelola Dino's Gate, Joko Susianto kepada Antara di Batam, Selasa.

Sebelum memasuki wahana dengan robot dinasaurus itu, pengunjung juga diwajibkan memeriksakan suhu tubuh dan mencuci tangan, sebagai bagian dari protokol kesehatan.

Menurut dia, pihaknya juga rutin melakukan disinfektasi di sekitar wahana, dua hari sekali.

Protokol kesehatan serupa juga diterapkan di destinasi wisata Kampung Terih, yang dikembangkan komunitas Penjelajah Alam Kepri (Pari). Selain mewajibkan mengenakan masker dan mencuci tangan, pengelola juga terus mengimbau masyarakat agar menjaga jarak.

"Kami sudah menyiapkan pengeras suara, yang setiap satu jam sekali mengingatkan agar pengunjung tetap menjaga jarak, tetap mengenakan masker, dan mencuci tangan," kata dia.

Di wisata alam yang menyuguhkan hutan bakau dan pantai itu, pengelola menyiapkan tujuh tempat cuci tangan, lengkap dengan air mengalir dan sabun.
Petugas memeriksa suhu pengunjung di Pulau Ranoh, Kota Batam, beberapa waktu lalu. Pengelola menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi memutus mata rantai penularan COVID-19. ANTARA/Naim

Tidak hanya lokasi rekreasi pulau utama, destinasi wisata di pulau penyangga seperti Pulau Ranoh juga menyiapkan protokol ketat terhadap tamunya.

"Kami selalu melakukan pemeliharaan kebersihan guna menjaga kenyamanan tamu saat berkunjung ke Pulau Ranoh. Penerapan kebersihan mulai dari area pelabuhan, area kapal, area restoran dan area inap," kata Operational Manager Pulau Ranoh, Ruydan.

Ia menjabarkan, pengunjung wajib menggunakan masker saat memasuki area pelabuhan dan Pulau Ranoh. Setiap tamu harus melalui pemeriksaan suhu tubuh dan menjaga jarak, di dalam pelabuhan, kapal, hingga di wilayah pulau.

Tidak hanya pengunjung, pengelola Pulau Ranoh juga mewajibkan karyawan memeriksa suhu tubuh pagi dan sore hari, dan terus memantau kondisi kesehatan.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan, sudah terdapat sejumlah masyarakat yang memesan tempat di pulau privat itu. Namun, pengelola tetap melakukan pembatasan pengunjung demi kenyamanan dalam berwisata.

#satgascovid-19  #ingatpesanibu
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar