Logo Header Antaranews Kepri

Surat suara Pilkada 2020 mulai diproduksi

Senin, 9 November 2020 23:17 WIB
Image Print
Ketua KPU Kepri Sriwati. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Sriwati mengatakan surat suara untuk Pilkada Serentak 9 Desember 2020 sudah mulai diproduksi oleh PT Gramedia di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

"Untuk pengadaan logistik berupa surat suara ditangani PT. Gramedia. Saat ini sedang dalam proses produksi,” kata Sriwati di Tanjungpinang, Senin.

Menurut dia, total surat suara Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kepri berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) plus cadangan 2,5 persen DPT per tempat pemungutan suara (TPS) adalah sebanyak 1.199.383 dan surat suara (SS) untuk pemilihan ulang (bertanda khusus) sebanyak 2.000 lembar.

“Kita berharap proses penyediaan surat suara ini tepat pada waktunya, sehingga penyebaran logistik tersebut sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Meskipun menjabarkan tentang jumlah dan mekanisme pengadaan logistik Pilkada Kepri, namun Sriwati masih belum bersedia untuk memberikan penjelasan soal besaran anggaran yang dipergunakan untuk penyediaan surat suara tersebut.

Secara terpisah, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mengimbau KPU mengantisipasi kendala pendistribusian logistik surat suara di pulau-pulau terluar, seperti Anambas dan Natuna.

Hal ini, katanya, cuaca ekstrem dan gelombang tinggi berpotensi terjadi di Kepri saat akhir tahun, apalagi wilayah tersebut secara geografis terdiri dari 96 persen lautan dan hanya empat persen daratan.

Dia pun meminta KPU setempat bekerja dengan profesional sehingga tahapan-tahapan Pilkada sehat di tengah pandemi COVID-19 bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

"Kami berharap tidak terjadi persoalan di lapangan, karena Pemprov Kepri sudah mendukung anggaran kebutuhan Pilkada tersebut," katanya menegaskan.

KPU Kepri sudah menetapkan tiga pasangan calon tetap yang menjadi kontestan pada Pilkada Kepri priode lima tahun ke depan.

Ketiga pasangan tersebut adalah kandidat petahana Isdianto yang berpasangan dengan Suryani. Pasangan dikenal dengan sebutan Insani tersebut mendapatkan dukungan politik dari Partai Hanura, PKS dan Partai Demokrat dengan 13 kursi DPRD Kepri.

Kemudian paslon atas nama Ansar-Marlin (Aman) yang diusung Partai Golkar, Nasdem, PPP dan PAN dengan total sokongan kursi DPRD Kepri sebanyak 17 kursi.

Selanjutnya paslon Soerya-Iman (SInergi) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PKB dengan total 15 kursi DPRD Kepri.



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026