
Kapal nelayan Natuna terdampar akibat cuaca buruk

Natuna (ANTARA) - Kapal nelayan asal Kampung Batu Kapal, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, terdampar di kawasan Pangkalan Militer Angkatan Udara Raden Sadjad, Ranai, akibat cuaca buruk pada Kamis petang.
“Kita sedang evakuasi satu pompong hanyut dari Batu Kapal yang terdampar di kawasan Lanud,” kata Kepala Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bidang Penanggulangan Bencana Kabupaten Natuna, Elkadar Lismana disela upaya evakuasi.
Atas kejadikan tersebut pihak BPBD Kabupaten Natuna menghimbau, kepada para nelayan untuk lebih berhati - hati, selalu waspada dan sigap melakukan antisipasi akibat ombak dan angin kencang yang sedang berlangsung.
“Karena saat ini selain angin kencang, ombak di sekitar kepulauan Natuna sangat besar, selalu waspada,” kata Elkadar.
Selain itu, Ia juga menghimbau warga setempat agar tidak merayakan malam tahun baru di luar rumah, apalagi sekitar pantai.
“Saya harap masyarakat tidak merayakan tahun baru di Pantai Piwang atau tempat wisata pantai lainnya, karena selain hujan ombak pasang juga berbahaya, saat ini sekitar Ranai ombak mencapai 5 meter,” himbaunya.
Sementara pemilik pompong,Gunawan, mengatakan pompong awalnya berlabuh di kawasan pemukiman Kampung Batu Kapal, Bunguran Timur, karena terjangan angin dan ombak kencang mengakibatkan tali jangkar pompong putus dan hanyut hingga di pantai sekitar Lanud Raden Sadjad.
“Hanyut kurang lebih 3 mil dari sini, untung tidak apa apa dan masih bisa diselamatkan,” kata Gunawan saat ikut dalam upaya evakuasi.
Dari hasil pantauan BMKG di Natuna, hingga Kamis petang berdasarkan citra satelit Himawari-8 tanggal 31 Desember 2020 pukul 15.00 WIB, secara umum wilayah Natuna dalam kondisi berawan dan hujan. Terdapat pertumbuhan awan konvektif yang signifikan di wilayah atau seluruh wilayah Natuna yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang.
Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini waspada terjadi peningkatan tinggi gelombang laut berkisar 2,0 - 6,0 meter di perairan Natuna dan jika terjadi perubahan cuaca signifikan akan di update segera oleh BMKG.
Pewarta : Cherman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
