Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), PAN, Golkar dan PPP, mendaftar bareng ke KPU RI menunjukkan kekompakan dan kebersamaan.

 

"Kami bareng-bareng menunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia, Koalisi Indonesia Bersatu kompak, kokoh, kuat, dan menunjukkan perlunya kebersamaan, kekompakan, serta persaudaraan kebangsaan," kata Zulhas di Jakarta, Rabu.

 

Ketiga parpol yang tergabung dalam KIB, yakni Golkar, PAN, dan PPP,  kata dia, menunjukkan sinyal untuk terus-menerus mematangkan gagasan-gagasan agar Indonesia pada 2035 menjadi negara yang maju.

 

"Nah memang syaratnya sekali lagi bersatu sebagai sebuah bangsa yang bersaudara, Negara Kesatuan Republik Indonesia, itu kira-kira yang kami ingin perlihatkan dan lakukan bersama-sama, saya kira demikian," ujarnya.


Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya memilih mendaftar ke KPU RI pada hari Rabu karena menilai Rabu merupakan hari baik.
 

"Nah hari pendaftarannya kan Rabu, 10 Agustus 2022, hari pemilu nanti jatuhnya juga hari Rabu, 14 Februari 2024. Jadi kami mulai dengan hal-hal baik dan sama, tadi kami mulai dengan rangkaian acara pendaftaran dari PAN, PPP, dan Golkar," kata Airlangga.

 

Airlangga mengatakan KIB mengutamakan kebersamaan karena menata negara yang besar ini secara inklusif tidak bisa bekerja sendiri.

 

"Indonesia ini besar, oleh karena itu tidak bisa bekerja sendiri, harus bisa bekerja bersama. Dan harus secara inklusif menata negara ini," ujarnya.


Airlangga Hartarto juga menegaskan, KIB bertekad menjaga stabilitas politik di Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024.

"Kami (KIB) memiliki kepentingan untuk menjaga stabilitas politik, karena dengan stabilitas politik maka pembangunan dapat terus dilakukan. Oleh karenanya, pemilu harus dilaksanakan sesuai jadwalnya yaitu di bulan Februari 2024," kata Airlangga.

"Kami memiliki semangat yang sama untuk menyambut pesta demokrasi yang akan diselenggarakan dalam Pileg dan Pilpres 2024. Ini adalah Pemilu yang ke-13 yang dilaksanakan di Indonesia," tambah Airlangga.

KIB juga mendorong Pemilu 2024 dilaksanakan secara jujur dan adil, demokratis, serta tidak menggunakan isu-isu yang hanya memecah belah bangsa.

Selain itu, pendaftaran bersama tiga partai KIB tak hanya membuktikan bahwa koalisi itu solid, melainkan juga menunjukkan pentingnya semangat persatuan yang dikedepankan KIB. Koalisi tiga partai tersebut akan konsisten memperjuangkan politik kebangsaan dan politik gagasan, sekaligus menolak politik identitas.

Airlangga menambahkan pihaknya, selaku Partai Golkar, mendorong Pemerintah untuk segera merealisasikan anggaran Pemilu 2024 yang pengajuannya telah direvisi oleh KPU RI.

"Partai Golkar mendorong Pemerintah agar segera merealisasikan anggaran yang dibutuhkan agar semua tahapan, program, dan agenda yang telah tersusun oleh penyelenggara pemilu dapat dilaksanakan sesuai jadwal," imbuhnya.

Selain itu, terkait Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), dia mengatakan sistem tersebut menjadi tolak ukur modernisasi penyelenggaraan peserta pemilu, dimana semua persyaratan calon peserta dapat diakses melalui sistem informasi itu. Asas transparansi dan akuntabel peserta pemilu dapat dilihat di Sipol, katanya.

"KIB mengajak seluruh masyarakat untuk optimistis menghadapi Pemilu 2024. Masyarakat berpartisipasi dalam pesta demokrasi dan semua pihak memastikan pemilu mengadopsi prinsip-prinsip good governance," ujarnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Zulhas: KIB mendaftar bareng tunjukkan kekompakan