25 kasus baru COVID-19 muncul di Kepri
Jumat, 12 Agustus 2022 14:19 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana (FOTO ANTARA/Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat 25 kasus baru COVID-19 muncul di wilayah itu, tertinggi dalam laporan harian selama satu semester terakhir.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat, mengungkapkan, jumlah penambahan pasien baru COVID-19 dalam laporan harian, biasanya paling tinggi belasan orang.
Peningkatan jumlah kasus baru itu, menurut dia, adalah alarm bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat tidak perlu panik menghadapi COVID-19, melainkan cukup menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Baca juga:
1.409 kendaraan di Kepri terdaftar Program Subsidi Tepat Pertamina
Pertamina pastikan pasokan solar di Kepri cukup hingga akhir tahun
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu juga mengingatkan masyarakat untuk vaksin COVID-19 sehingga terbentuk sistem kekebalan tubuh.
"Vaksinasi itu penting dilakukan, mulai dari dosis pertama hingga ketiga. Program pemerintah ini semata-mata untuk melindungi warga dari COVID-19 yang mematikan," katanya.
Ia mengemukakan berdasarkan hasil penelitian tim ahli dari Kemenkes, rata-rata pasien COVID-19 di Kepri tertular Omicron,salah satu varian COVID-19. Karena itu, pasien tersebut bergejala ringan dan mudah sembuh.
"Kalau yang sudah vaksin, sebelum 10 hari rata-rata sudah sembuh karena imun tubuhnya kuat," kata Tjetjep Yudiana.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu sebanyak 116 orang. Pasien COVID-19 di Kepri tersebar di Batam sebanyak 56 orang, Tanjungpinang 41 orang, Bintan 12 orang dan Karimun tujuh orang.
Sebanyak 12 orang sembuh dari COVID-19 berdasarkan laporan harian Satgas Penanganan COVID-19 kabupaten dan kota.
"Ada satu pasien yang meninggal dunia di Kabupaten Anambas. Setelah dites usap ternyata tertular COVID-19," ucapnya.
Saat ini, di Anambas, Kabupaten Lingga dan Natuna tercatat nihil kasus aktif COVID-19. Namun hanya Anambas yang tetap bertahan sebagai Zona Hijau, sedangkan kabupaten dan kota lainnya di Kepri sebagai Zona Kuning atau risiko penularan rendah, demikian Muhammad Bisri.
Baca juga:
Muhammadiyah Kepri akan bangun universitas di Batam
BP Batam promosikan investasi di PPUN Expo 2022
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Satgas: Tertinggi 1 semester, muncul 25 kasus baru COVID-19 di Kepri
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat, mengungkapkan, jumlah penambahan pasien baru COVID-19 dalam laporan harian, biasanya paling tinggi belasan orang.
Peningkatan jumlah kasus baru itu, menurut dia, adalah alarm bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat tidak perlu panik menghadapi COVID-19, melainkan cukup menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Baca juga:
1.409 kendaraan di Kepri terdaftar Program Subsidi Tepat Pertamina
Pertamina pastikan pasokan solar di Kepri cukup hingga akhir tahun
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu juga mengingatkan masyarakat untuk vaksin COVID-19 sehingga terbentuk sistem kekebalan tubuh.
"Vaksinasi itu penting dilakukan, mulai dari dosis pertama hingga ketiga. Program pemerintah ini semata-mata untuk melindungi warga dari COVID-19 yang mematikan," katanya.
Ia mengemukakan berdasarkan hasil penelitian tim ahli dari Kemenkes, rata-rata pasien COVID-19 di Kepri tertular Omicron,salah satu varian COVID-19. Karena itu, pasien tersebut bergejala ringan dan mudah sembuh.
"Kalau yang sudah vaksin, sebelum 10 hari rata-rata sudah sembuh karena imun tubuhnya kuat," kata Tjetjep Yudiana.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Muhamad Bisri mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu sebanyak 116 orang. Pasien COVID-19 di Kepri tersebar di Batam sebanyak 56 orang, Tanjungpinang 41 orang, Bintan 12 orang dan Karimun tujuh orang.
Sebanyak 12 orang sembuh dari COVID-19 berdasarkan laporan harian Satgas Penanganan COVID-19 kabupaten dan kota.
"Ada satu pasien yang meninggal dunia di Kabupaten Anambas. Setelah dites usap ternyata tertular COVID-19," ucapnya.
Saat ini, di Anambas, Kabupaten Lingga dan Natuna tercatat nihil kasus aktif COVID-19. Namun hanya Anambas yang tetap bertahan sebagai Zona Hijau, sedangkan kabupaten dan kota lainnya di Kepri sebagai Zona Kuning atau risiko penularan rendah, demikian Muhammad Bisri.
Baca juga:
Muhammadiyah Kepri akan bangun universitas di Batam
BP Batam promosikan investasi di PPUN Expo 2022
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Satgas: Tertinggi 1 semester, muncul 25 kasus baru COVID-19 di Kepri
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Madium diduga nikmati uang pemerasan dan gratifikasi hingga Rp2,25 M
21 January 2026 6:10 WIB
BI catat transaksi QRIS di Kepri capai Rp10,25 triliun sampai November 2025
30 December 2025 16:40 WIB
Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia umumkan 25 pemain yang masuk list
29 December 2025 15:32 WIB
Pelni catat puncak arus mudik Natal 2025 dari Batam pada 22 dan 25 Desember
27 December 2025 6:26 WIB
Bulog Tanjungpinang salurkan bantuan pangan tahap II ke 25.704 penerima bantuan
10 December 2025 10:43 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Bapanas siapkan hotline pengaduan pelanggaran harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan
12 February 2026 7:19 WIB