Pemkot Tanjungpinang gelar lomba gerak jalan setelah 2,5 tahun vakum
Jumat, 2 September 2022 19:04 WIB
Peserta pawai melintasi jalan tepi laut Kota Tanjungpinang, Kepri. (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggelar lomba gerak jalan proklamasi memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2022 setelah 2,5 tahun vakum akibat pandemi COVID-19.
"Kegiatan gerak jalan ini bisa terselenggara berkat kerjasama pemkot dengan BUMN dan Perbankan, dengan menggandeng Forum Guru Olahraga (FGO) Kota Tanjungpinang," kata Kepala Dispora Tanjungpinang Efendi, Jumat.
Efendi menyampaikan pendaftaran peserta melalui online sudah dibuka mulai 31 Agustus 2022 dan akan ditutup 5 September 2022 atau bisa langsung mendaftar ke Sekretariat FGO di SMA Negeri 4, Jalan Pemuda, pukul 09.00 WIB.
Baca juga:
Kasus aktif COVID-19 di Kepri turun drastis
57.139 wisman kunjungi Batam selama Juli 2022
Lomba gerak jalan ini dibuat dalam dua kategori, yakni 8 kilometer dan 17 kilometer, sedangkan peserta pelajar minimal usia 11 tahun, instansi dan umum.
Lomba gerak jalan 8 kilometer dijadwalkan digelar Sabtu pagi 10 September nanti dan 17 kilometer digelar keesokan harinya.
Kegiatan gerak jalan ini bertujuan mempererat persatuan, semangat juang dan sportivitas. Semua lapisan masyarakat harus mengembangkan semangat juang dan nasionalisme, sebagai modal untuk bekerja dan berkarya membangun Tanjungpinang.
"Kegiatan ini juga memiliki efek domino bisa meningkatkan perekonomian usaha mikro kecil dan menengah Tanjungpinang," imbuh Efendi.
Ketua FGO Tanjungpinang Syamsuardin mengatakan gerak jalan 8 kilometer diadakan pada 10 September pukul 6.30 WIB dimulai dari Terminal Sei Carang.
Sementara gerak jalan 17 kilometer digelar 11 September pukul 06.30 WIB dengan start di Terminal Sei Carang.
Gerak jalan ini sengaja dibuat dua hari karena pada 10 September malamnya ada festival moon cake yang jauh-jauh hari telah dijadwalkan.
Pertimbangan lainnya jika dilaksanakan dalam satu hari akan membuat lelah petugas di lapangan, baik juri maupun petugas lainnya seperti terjadi pada 2019, sehingga kegiatan ini lebih maksimal jika diadakan selama dua hari.
Baca juga:
TPID Kepri waspadai risiko inflasi harga energi secara global
Penumpang pesawat domestik dan internasional di bandara Kepri naik 1,38 persen
"Hal ini juga berpengaruh pada pedagang kecil yang akan menjajakan makanan dan lain-lain, sehingga kalau dibuat dua hari, mereka bisa menyiapkan jualannya lebih banyak lagi," kata Syamsuardin.
Sekretaris Daerah Tanjungpinang Zulhidayat meminta calon peserta k mengenakan pakaian yang sopan selama acara ini.
"Sampaikan kepada peserta bahwa kita tidak mengakomodir peserta yang berpakaian tidak sopan. Tekankan, jangan sampai mereka kecewa karena tidak tahu," kata Zulhidayat.
Jika ditemukan peserta berpakaian tidak sopan, maka mereka tidak diperkenankan mengikuti lomba ini.
"Semoga kegiatan ini membawa spirit patriotisme bagi kita untuk terus membangun dan mensyukuri kemerdekaan," kata Zulhidayat.
"Kegiatan gerak jalan ini bisa terselenggara berkat kerjasama pemkot dengan BUMN dan Perbankan, dengan menggandeng Forum Guru Olahraga (FGO) Kota Tanjungpinang," kata Kepala Dispora Tanjungpinang Efendi, Jumat.
Efendi menyampaikan pendaftaran peserta melalui online sudah dibuka mulai 31 Agustus 2022 dan akan ditutup 5 September 2022 atau bisa langsung mendaftar ke Sekretariat FGO di SMA Negeri 4, Jalan Pemuda, pukul 09.00 WIB.
Baca juga:
Kasus aktif COVID-19 di Kepri turun drastis
57.139 wisman kunjungi Batam selama Juli 2022
Lomba gerak jalan ini dibuat dalam dua kategori, yakni 8 kilometer dan 17 kilometer, sedangkan peserta pelajar minimal usia 11 tahun, instansi dan umum.
Lomba gerak jalan 8 kilometer dijadwalkan digelar Sabtu pagi 10 September nanti dan 17 kilometer digelar keesokan harinya.
Kegiatan gerak jalan ini bertujuan mempererat persatuan, semangat juang dan sportivitas. Semua lapisan masyarakat harus mengembangkan semangat juang dan nasionalisme, sebagai modal untuk bekerja dan berkarya membangun Tanjungpinang.
"Kegiatan ini juga memiliki efek domino bisa meningkatkan perekonomian usaha mikro kecil dan menengah Tanjungpinang," imbuh Efendi.
Ketua FGO Tanjungpinang Syamsuardin mengatakan gerak jalan 8 kilometer diadakan pada 10 September pukul 6.30 WIB dimulai dari Terminal Sei Carang.
Sementara gerak jalan 17 kilometer digelar 11 September pukul 06.30 WIB dengan start di Terminal Sei Carang.
Gerak jalan ini sengaja dibuat dua hari karena pada 10 September malamnya ada festival moon cake yang jauh-jauh hari telah dijadwalkan.
Pertimbangan lainnya jika dilaksanakan dalam satu hari akan membuat lelah petugas di lapangan, baik juri maupun petugas lainnya seperti terjadi pada 2019, sehingga kegiatan ini lebih maksimal jika diadakan selama dua hari.
Baca juga:
TPID Kepri waspadai risiko inflasi harga energi secara global
Penumpang pesawat domestik dan internasional di bandara Kepri naik 1,38 persen
"Hal ini juga berpengaruh pada pedagang kecil yang akan menjajakan makanan dan lain-lain, sehingga kalau dibuat dua hari, mereka bisa menyiapkan jualannya lebih banyak lagi," kata Syamsuardin.
Sekretaris Daerah Tanjungpinang Zulhidayat meminta calon peserta k mengenakan pakaian yang sopan selama acara ini.
"Sampaikan kepada peserta bahwa kita tidak mengakomodir peserta yang berpakaian tidak sopan. Tekankan, jangan sampai mereka kecewa karena tidak tahu," kata Zulhidayat.
Jika ditemukan peserta berpakaian tidak sopan, maka mereka tidak diperkenankan mengikuti lomba ini.
"Semoga kegiatan ini membawa spirit patriotisme bagi kita untuk terus membangun dan mensyukuri kemerdekaan," kata Zulhidayat.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gerak cepat KBRI yang menenangkan kakak beradik asal Batam dari perang saudara di Sudan
08 May 2023 9:05 WIB, 2023
Tari KsitiShri, pesan gerak tubuh perempuan untuk merawat bumi di Pesta Panen Raykat Maa Ledungga 2022
31 October 2022 19:52 WIB, 2022