Batam (ANTARA News) - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengatakan akan mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah Kepulauan Riau.

"BUMD akan dievaluasi," kata Gubernur usai menyaksikan penandatangan nota kerja sama TV One dan Semenanjung TV di Batam, Kamis.

Sani mengatakan kinerja BUMD perlu ditingkatkan, demi memberikan keuntungan kepada daerah.

Ia mengatakan evaluasi BUMD bukan berarti pergantian direksi. Untuk mengganti direksi BUMD, dibutuhkan waktu.

"Nanti, awal tahun depan, usai RUPS, baru akan ditentukan. Tapi, bukan berarti penggantian direksi," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepulauan Riau Nur Syafriadi mengatakan DPRD mengusulkan audit investigasi jika terdapat dugaan pelanggaran dalam pengelolaan keuangan perusahaan daerah tersebut.

"Kalau ada temuan ketidakberesan, kami akan mendesak agar dilakukan audit investigasi," kata dia beberapa waktu lalu kepada ANTARA di Tanjungpinang..

PT Pembangunan Kepri yang didirikan pada akhir 2006 hingga sekarang belum memberikan sumbangan terhadap keuangan daerah, padahal pemerintah telah menyertakan modal sebesar Rp14 miliar.

Direktur Keuangan BUMD Kepri M Syahrial mengatakan mendukung DPRD yang mengusulkan audit investigasi jika ditemukan pelanggaran dalam penggunaan keuangan yang bersumber dari anggaran daerah.

"Apa pun langkah yang akan ditempuh pemerintah akan didukung oleh direksi sepanjang itu untuk menyelamatkan dan memperbaiki BUMD Kepri ke depan," katanya. (Y011//A011/Btm1)