Tanjungpinang (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Haji Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, meminta seluruh calon jamaah haji asal daerah tersebut meningkatkan kewaspadaan dari intaian pencopet di Arab Saudi.

Ketua Panitia Penyelenggara Haji Tanjungpinang Raja Alhafiz, Senin 25 Oktober 2010, mengatakan, beberapa calon haji asal Tanjungpinang yang berada di tanah suci telah menjadi korban copet.

Ia mengimbau, calon haji dari Tanjungpinang menyimpan barang berharga di tempat yang aman agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.  Pencopet baru dapat beraksi jika calon haji lengah.

"Tingkatkan kewaspadaan kejadian serupa tidak terulang lagi," ungkapnya.

Sakit

Raja mengemukakan, beberapa hari lalu  4 dari 247 orang calon jamaah haji asal Tanjungpinang yang lanjut usia dalam kondisi sakit karena kelelahan.

Mereka sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit, namun sekarang sudah pulih dan kembali melaksanakan ibadah haji.

"Sekarang calon haji dalam kondisi baik," katanya.

Sementara 12 orang calon haji yang masuk dalam kelompok terbang terakhir (23) masih berada di Tanjungpinang. Mereka akan berangkat ke Asrama Haji Batam pada 2 November 2010.

"Mereka diberangkatkan melalui Embarkasi Hang Nadim  Batam pada 3 November 2010," ungkapnya. (ANT-NP/A013/Btm1)