Logo Header Antaranews Kepri

Pemprov Kepri semarakkan Ramadhan dengan menggelar Kurma 2026

Senin, 16 Februari 2026 05:04 WIB
Image Print
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Luki Zaiman Prawira. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang, Kepri (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026 guna menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kreatif daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira mengatakan Kurma 2026 diawali Bazar Ramadhan yang berlangsung 20 Februari hingga 14 Maret 2026, sementara puncak kegiatan digelar 2-8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

"Kurma 2026 bukan sekadar Bazar Ramadhan, melainkan bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM lokal," kata Luki dihubungi di Tanjungpinang, Minggu.

Baca juga: Penjualan ornamen Imlek di Batam meningkat

Luki menyampaikan Kurma harus menjadi ruang bertemunya ekonomi rakyat, pelayanan publi, dan syiar Ramadhan dalam satu kawasan.

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin Ramadhan 1447 H memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM, lalu memperkuat ekonomi kreatif dan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah.

Ia menyebut kehadiran ratusan stan UMKM dalam acara itu menunjukkan komitmen Pemprov Kepri dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Kepri. Melalui KURMA, kita ingin mendorong perputaran ekonomi lokal semakin meningkat dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya," ujarnya.

Baca juga: PLN siapkan mesin 25 MW untuk memperkuat sistem kelistrikan di Bintan

Luki menambahkan Kurma 2026 dirancang sebagai event terpadu yang melibatkan berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, hingga komunitas.

Ajang tahunan itu menghadirkan beragam layanan publik yang dapat diakses langsung masyarakat, antara lain pelayanan hak kekayaan intelektual dari Kemenkumham, lalu pelayanan kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Kimia Farma, serta layanan dari BPOM.

Selain itu, tersedia pula pelayanan pajak kendaraan melalui Samsat/Bapenda, pelayanan keimigrasian, informasi dan konsultasi haji dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, layanan zakat melalui Baznas, pelayanan Pegadaian, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Kemudian, di sektor keuangan menghadirkan tematik perbankan dan ekonomi syariah yang dikoordinasikan bersama Bank Indonesia dan OJK Kepri, serta melibatkan sejumlah perbankan nasional dan daerah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, BRK dan BCA.

"Masyarakat dapat memperoleh edukasi keuangan sekaligus memanfaatkan berbagai layanan perbankan secara langsung di lokasi kegiatan," paparnya.

Baca juga: Kemenhaj Batam pastikan kesiapan pemberangkatan jamaah calon haji

Selanjutnya, Kurma 2026 pun menyediakan pasar murah sembako untuk membantu masyarakat yang dikelola Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan.

Berikutnya, terdapat area promosi pariwisata dan budaya yang menampilkan tematik bahari, nature dan adventure, serta permainan rakyat dan pertunjukan seni budaya Melayu.

Kegiatan juga diramaikan dengan berbagai perlombaan bernuansa religi seperti lomba adzan, da’i, salawat, kompang hingga busana Muslim.

"Kurma 2026 menjadi momentum penguatan ekonomi daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadhan," demikian Luki.

Baca juga: Pelni Batam proyeksi penumpang Lebaran 2026 meningkat hingga 5 persen



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Kepri gelar Kurma 2026 semarakkan Ramadhan 1447 Hijriah



Pewarta :
Editor: Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026