Enam WNA terdampar di perairan Rote Ndao
Kamis, 19 Januari 2023 17:18 WIB
Sejumlah WNA asal India saat diamankan oleh Polres Rote Ndao ketika terdampar di perairan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Kamis (19/1/2023). ANTARA/Ho-Humas Polres Rote Ndao
Kupang (ANTARA) - Kantor Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur membenarkan informasi bahwa terdapat enam orang asing yang diduga berkewarganegaraan India terdampar di perairan kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.
“Saya sudah mendapatkan informasi tersebut, dan diinfokan bahwa enam warga negara asing itu diamankan oleh Polres setempat pada pukul 09.00 WITA waktu setempat,” kata Kakanwil Kemenkumham NTT Marciana D Jone kepada ANTARA di Kupang, Kamis.
Dia menjelaskan bahwa saat ini enam WNA itu sudah berada di Mapolres Rote Ndao sejak pukul 13.53 WITA siang tadi.
Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa enam WNA itu naik kapal dari Sulawesi dan diduga berkaitan dengan penyelundupan manusia.
“Mereka berangkat dari Sulawesi kemudian tiba di Pulau Pasir, lalu diamankan petugas di keamanan perairan Australia. Mereka ditahan selama empat hari oleh petugas keamanan setempat,” ujar dia.
Setelah empat hari, enam WNA itu lalu dikirim kembali ke wilayah Indonesia dan akhirnya terdampar di Rote Ndao,” tambah dia.
Dia menjelaskan bahwa petugas Imigrasi Kupang sudah diperintahkan untuk mendata sejumlah WNA tersebut dan pada Jumat (20/1) besok akan berangkat ke Rote Ndao.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Enam WNA diduga dari India terdampar di perairan Rote Ndao
“Saya sudah mendapatkan informasi tersebut, dan diinfokan bahwa enam warga negara asing itu diamankan oleh Polres setempat pada pukul 09.00 WITA waktu setempat,” kata Kakanwil Kemenkumham NTT Marciana D Jone kepada ANTARA di Kupang, Kamis.
Dia menjelaskan bahwa saat ini enam WNA itu sudah berada di Mapolres Rote Ndao sejak pukul 13.53 WITA siang tadi.
Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa enam WNA itu naik kapal dari Sulawesi dan diduga berkaitan dengan penyelundupan manusia.
“Mereka berangkat dari Sulawesi kemudian tiba di Pulau Pasir, lalu diamankan petugas di keamanan perairan Australia. Mereka ditahan selama empat hari oleh petugas keamanan setempat,” ujar dia.
Setelah empat hari, enam WNA itu lalu dikirim kembali ke wilayah Indonesia dan akhirnya terdampar di Rote Ndao,” tambah dia.
Dia menjelaskan bahwa petugas Imigrasi Kupang sudah diperintahkan untuk mendata sejumlah WNA tersebut dan pada Jumat (20/1) besok akan berangkat ke Rote Ndao.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Enam WNA diduga dari India terdampar di perairan Rote Ndao
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemdiktisaintek bebaskan biaya UKT untuk 5.000 mahasiswa terdampak gempa di NTT
27 August 2026 12:38 WIB
Pelni Tanjungpinang gratiskan biaya pengiriman logistik untuk korban gempa NTT
21 August 2026 14:33 WIB
Gibran minta kebutuhan dasar warga terdampak gempa jadi prioritas penanganan
20 August 2026 22:54 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Bareskrim dalami jaringan internasional penyelundupan narkotika di Kepri
01 September 2026 20:22 WIB
Pelapor artis Ruben Onsu cabut laporan soal penipuan dan penggelapan dana Rp3,5 miliar
31 August 2026 17:00 WIB
Eks Konsultan Teknologi Ibrahim Arief jalani sidang putusan banding kasus korupsi "Chromebook"
31 August 2026 10:28 WIB