Nelayan Natuna diimbau untuk waspada gelombang tinggi
Sabtu, 25 Februari 2023 12:56 WIB
Tampak nelayan melintas di peraiean Pantai Pian, Ranai, Natuna, Kepri beberapa waktu lalu (FOTO ANTARA/Cherman)
Natuna, Kepri (ANTARA) - Nelayan Natuna diimbau untuk mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi hingga mencapai 6 meter. Peringatan dini ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorlogi kelas III Ranai Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
"Nelayan harus waspada gelombang tinggi di perairan Natuna pada 26 Februari sampai dengan 1 Maret," kata Kepala Stasiun Meteorlogi kelas III Ranai Natuna, Feriomex Hutagalung di Natuna, Sabtu.
Berdasarkan surat peringatan yang dikeluarkan, tinggi gelombang mencapai 4 hingga 6 meter berpeluang terjadi di perairan Natuna dari utara ke timur laut dengan kecepatan angin mulai 5 s.d 40 knot dan terpantau kecepatan angin paling tinggi di Laut Natuna Utara.
BMKG meminta warga setempat dan para pelaut untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama perahu nelayan harus mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Sementara untuk jenis kapal tongkang waspada dengan perhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, serta Kapal Ferry waspada kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Sedangkan untuk kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar perlu diperhatikan jika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
BMKG juga memberikan peringatan terjadinya gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di laut dan perairan selatan Natuna, perairan Pulau Midai, perairan Kepulauan Subi dan Serasan.
Sementara untuk tinggi gelombang 4 s.d 6 meter terjadi di peraiaran Laut Natuna Utara, Natuna bagian barat dan perairan utara Natuna.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cuaca di wilayah Natuna dapat menghubungi BMKG Natuna di nomor HP 0811-7778-424 atau bisa juga lihat di IG bmkgranai dan Facebook BMKG yaitu infobmkgranai serta website BMKG, demikian Feriomex Hutagalung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Nelayan Natuna harus waspada gelombang tinggi hingga 6 meter
"Nelayan harus waspada gelombang tinggi di perairan Natuna pada 26 Februari sampai dengan 1 Maret," kata Kepala Stasiun Meteorlogi kelas III Ranai Natuna, Feriomex Hutagalung di Natuna, Sabtu.
Berdasarkan surat peringatan yang dikeluarkan, tinggi gelombang mencapai 4 hingga 6 meter berpeluang terjadi di perairan Natuna dari utara ke timur laut dengan kecepatan angin mulai 5 s.d 40 knot dan terpantau kecepatan angin paling tinggi di Laut Natuna Utara.
BMKG meminta warga setempat dan para pelaut untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama perahu nelayan harus mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Sementara untuk jenis kapal tongkang waspada dengan perhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, serta Kapal Ferry waspada kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Sedangkan untuk kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar perlu diperhatikan jika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
BMKG juga memberikan peringatan terjadinya gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di laut dan perairan selatan Natuna, perairan Pulau Midai, perairan Kepulauan Subi dan Serasan.
Sementara untuk tinggi gelombang 4 s.d 6 meter terjadi di peraiaran Laut Natuna Utara, Natuna bagian barat dan perairan utara Natuna.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cuaca di wilayah Natuna dapat menghubungi BMKG Natuna di nomor HP 0811-7778-424 atau bisa juga lihat di IG bmkgranai dan Facebook BMKG yaitu infobmkgranai serta website BMKG, demikian Feriomex Hutagalung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Nelayan Natuna harus waspada gelombang tinggi hingga 6 meter
Pewarta : Cherman
Editor : Fery Heriyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di Tanjungpinang, Kepala BPS RI ajak pemda se-Kepri sukseskan sensus ekonomi 2026
31 January 2026 19:25 WIB
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB