Pekanbaru (ANTARA) - Ribuan warga Kota Pekanbaru Riau, menghadiri tradisi Petang Megang sebuah ritual mandi di Sungai Siak Pekanbaru menyambut Ramadhan 1444 Hijriah, pada Rabu sore.
Masyarakat memadati sekitar cagar budaya Rumah Singgah Tuan Kadi di Senapelan yang menjadi pusat pergelaran Petang Megang menjelang Ramadhan.
Dalam acara ini, anak-anak menampilkan permainan rakyat seperti gasing, congklak, egrang, setatak, dan permainan tradisional lainnya
Warga juga berdiri berdesakan untuk melihat anak laki-laki yang terjun bebas ke sungai setelah melompat dari Jembatan Siak III.
Menurut budayawan Anas Aismana, Petang Megang merupakan tradisi turun-temurun dari kebudayaan Melayu yang sejak dulu identik dengan kehidupan di tepi sungai.
Tradisi tersebut, ujarnya, muncul di Pekanbaru sejak abad 18 bersamaan dengan pindahnya pusat kesultanan Siak Sri Indrapura dari Sungai Menpura ke Bukit Senapelan, daerah yang kini bernama Kota Pekanbaru.
"Dahulu orang dalam Kerajaan Siak juga sudah akrab dengan tradisi Petang Megang," kata Anas.
Ia menjelaskan, Petang Megang sebenarnya kebiasaan warga Melayu membersihkan diri pada sore hari menjelang masuknya bulan suci Ramadhan. Warga percaya pembersihan diri merupakan hal penting sebelum menjalani ibadah di bulan puasa.
Saat ini tradisi tersebut dikemas secara menarik agar banyak pengunjung yang datang.
Ribuan warga ikut tradisi Petang Megang sambut Ramadhan
Rabu, 22 Maret 2023 19:46 WIB
Anak-anak mengikuti permainan tradisional sebelum Pegang Megang di Kota Pelanbaru, Rabu sore. (ANTARA/Annisa Firdausi/23)
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Annisa F
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rumah sakit BP Batam hadirkan layanan intervensi penyakit jantung bawaan dewasa
07 February 2026 14:18 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Rumah sakit BP Batam hadirkan layanan intervensi penyakit jantung bawaan dewasa
07 February 2026 14:18 WIB