
Pemprov Kepri luncurkan gerakan pangan murah di 7 kabupaten/kota

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) meluncurkan gerakan pangan murah (GPM) serentak untuk tujuh kabupaten/kota setempat guna membantu masyarakat di tengah kondisi fluktuasi ekonomi.
"GPM di lima kabupaten/kota digelar hari ini, sedangkan khusus Kabupaten Karimun dan Kabupaten Anambas diagendakan 15 Februari 2026," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat peluncuran di kawasan Bintan Center, Tanjungpinang, Senin.
Ansar menyampaikan agenda GMP ini sebagai bentuk komitmen dan langkah strategis pemerintah daerah menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan, terutama menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan dalam waktu dekat, seperti Imlek, Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Melalui GPM, kata dia, masyarakat dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga relatif terjangkau atau di bawah harga pasaran.
"Keberhasilan GPM merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, BUMD, hingga pelaku usaha pangan," ujar Ansar.
Baca juga: Pemerintah beri penghargaan Satyalancana ke PNS di Natuna
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri Rika Azmi memaparkan tiga tujuan utama GPM. Pertama, dalam rangka menjaga stabilitas dan pasokan harga pangan.
Kedua, pengendalian inflasi karena harga pangan di GPM harus lebih murah dari harga pasar, dan ketiga memberikan bantuan kepada warga untuk mendapatkan harga pangan lebih murah.
"Melalui GPM, diharapkan daya beli masyarakat dapat terjaga dan ketahanan pangan daerah semakin kuat," ujar Rika.
Rika menambahkan tahun ini, pemprov telah mengagendakan GPM di 69 titik lokasi di semua kabupaten/kota se-Kepri.
Dalam peluncuran GPM tersebut, ada berbagai komoditas pangan strategis yang dijual kepada masyarakat, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau.
Baca juga: Bulog Batam: Stok beras dan Minyakita terjaga jelang Imlek dan Idul Fitri
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
