Bencana alam di wilayah Sumatera Barat telan korban jiwa
Sabtu, 25 Maret 2023 12:54 WIB
Banjir menggenangi bagian jalan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, setelah hujan deras turun. (ANTARA/HO BPBD)
Padang (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi di Kota Padang, Sabtu (25/3/2023) mengungkapkan, bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di provinsi itu dari Jumat (24/3/2023) sampai Sabtu (25/3/2023) telah menyebabkan satu orang meninggal. Lalu, lingkungan permukiman warga tergenang.
Dia mengatakan, tanah longsor terjadi di Jorong Gantiang kp. Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, pada Sabtu pagi. Peristiwa itu menimpa salah satu bagian di Masjid Nurul Ikhlas di Jorong Gantiang kp. Baruah, menyebabkan satu dari dua orang yang sedang berada di dalamnya meninggal dan satu orang lainnya harus menjalani perawatan medis.
Selain itu, banjir melanda sejumlah nagari di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, menggenangi lingkungan permukiman warga dan jalan lintas Sumatera Barat-Bengkulu.
Baca juga: Jumlah penduduk Sumbar bertambah 60.501 jiwa pada 2022
Laporan yang disampaikan ke BPBD, sekitar 140 rumah warga tergenang akibat banjir yang melanda Nagari Sungai Nyalo di Kecamatan XI Koto Tarusan menyusul hujan deras yang turun sejak Jumat (24/3) sore.
Banjir juga melanda Nagari Tapan di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan bagian wilayah Kecamatan Silaut di Kabupaten Pesisir Selatan.
Sementara itu, angin puting beliung menerjang Kampung Lubuk Begalung di Nagari Lakitan Selatan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, mengakibatkan sejumlah bangunan rumah mengalami kerusakan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bencana alam menelan korban jiwa di bagian wilayah Sumatera Barat
Dia mengatakan, tanah longsor terjadi di Jorong Gantiang kp. Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, pada Sabtu pagi. Peristiwa itu menimpa salah satu bagian di Masjid Nurul Ikhlas di Jorong Gantiang kp. Baruah, menyebabkan satu dari dua orang yang sedang berada di dalamnya meninggal dan satu orang lainnya harus menjalani perawatan medis.
Selain itu, banjir melanda sejumlah nagari di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, menggenangi lingkungan permukiman warga dan jalan lintas Sumatera Barat-Bengkulu.
Baca juga: Jumlah penduduk Sumbar bertambah 60.501 jiwa pada 2022
Laporan yang disampaikan ke BPBD, sekitar 140 rumah warga tergenang akibat banjir yang melanda Nagari Sungai Nyalo di Kecamatan XI Koto Tarusan menyusul hujan deras yang turun sejak Jumat (24/3) sore.
Banjir juga melanda Nagari Tapan di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan bagian wilayah Kecamatan Silaut di Kabupaten Pesisir Selatan.
Sementara itu, angin puting beliung menerjang Kampung Lubuk Begalung di Nagari Lakitan Selatan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, mengakibatkan sejumlah bangunan rumah mengalami kerusakan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bencana alam menelan korban jiwa di bagian wilayah Sumatera Barat
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Fery Heriyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga harap jalan di Aceh Tengah bisa kembali normal pasca bencana Sumatera
19 February 2026 15:41 WIB
AHY ungkap Infrastruktur harus multifungsi usai berhasil uji coba pendaratan jet tempur di tol
12 February 2026 14:29 WIB
Pemerintah tambah anggran pemulihan pasca bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
05 February 2026 15:35 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
LPDP Sanksi 44 Penerima Beasiswa, 8 Orang Wajib Kembalikan Dana ke Negara
24 February 2026 11:31 WIB
BMKG pastikan gempa 6,1 magnitudo di Alaska tak berdampak terhadap Indonesia
23 February 2026 14:00 WIB
Sebanyak 450 personel Yonif 136/TS jalani misi pengamanan di daerah perbatasan Papua
21 February 2026 10:40 WIB
Disnakertrans: Dua perusahaan di KEK Galang Batang didenda terkait tenaga kerja asing
19 February 2026 16:50 WIB
Warga harap jalan di Aceh Tengah bisa kembali normal pasca bencana Sumatera
19 February 2026 15:41 WIB