Tanjungpinang (ANTARA) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memberikan pelatihan kreativitas dan inovasi kepada puluhan mahasiswa.
"Peserta pelatihan juga melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi lainnya di Tanjungpinang," kata Dekan FKIP UMRAH, Satria Agust di Tanjungpinang, Minggu.
Dalam kegiatan tersebut, katanya, mahasiswa juga diperkenalkan desain batik maritim yang merupakan hasil kreativitas mahasiswa FKIP UMRAH.
Hal ini bertujuan menunjukkan kepada mahasiswa bahwa batik menjadi salah satu kebudayaan Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi dan bernilai ekonomis bagi masyarakat
Selain itu, sambungnya, acara ini disejalankan dengan penerbitan Nomor Izin Berusaha (NIB) milik mahasiswa.
"Seluruh peserta pelatihan ini adalah mahasiswa yang telah memulai bisnisnya, baik bisnis offline maupun online," ujar Dekan FKIP UMRAH.
Satria menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa dalam mengembangkan pemikiran kreativitas dan inovasi mahasiswa.
Pelatihan digelar di One of A Kind Resort, Kabupaten Bintan. Para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan, diskusi, dan sesi praktik yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengembangkan wirausahanya.
Dengan adanya pelatihan ini, lanjut Satria, FKIP UMRAH tegaskan komitmen dalam mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
"Harapannya, para peserta dapat mengaplikasikan pemikiran kreatif dan inovatif yang mereka peroleh dari pelatihan ini dalam mengembangkan bisnis mereka sendiri,” tutur Satria.
FKIP UMRAH menghadirkan dua narasumber yang diundang untuk memberikan pemahaman dan inspirasi kepada peserta adalah Samsidar, selaku Direktur CV. Semsmart Rumah Kreatif.
Samsidar sendiri pelaku usaha yang juga alumni FKIP UMRAH yang sukses menggeluti usaha di bidang seni dan pendidikan.
Kemudian Dian Erfanita, selaku Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan.
"Peserta pelatihan juga melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi lainnya di Tanjungpinang," kata Dekan FKIP UMRAH, Satria Agust di Tanjungpinang, Minggu.
Dalam kegiatan tersebut, katanya, mahasiswa juga diperkenalkan desain batik maritim yang merupakan hasil kreativitas mahasiswa FKIP UMRAH.
Hal ini bertujuan menunjukkan kepada mahasiswa bahwa batik menjadi salah satu kebudayaan Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi dan bernilai ekonomis bagi masyarakat
Selain itu, sambungnya, acara ini disejalankan dengan penerbitan Nomor Izin Berusaha (NIB) milik mahasiswa.
"Seluruh peserta pelatihan ini adalah mahasiswa yang telah memulai bisnisnya, baik bisnis offline maupun online," ujar Dekan FKIP UMRAH.
Satria menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa dalam mengembangkan pemikiran kreativitas dan inovasi mahasiswa.
Pelatihan digelar di One of A Kind Resort, Kabupaten Bintan. Para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan, diskusi, dan sesi praktik yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengembangkan wirausahanya.
Dengan adanya pelatihan ini, lanjut Satria, FKIP UMRAH tegaskan komitmen dalam mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
"Harapannya, para peserta dapat mengaplikasikan pemikiran kreatif dan inovatif yang mereka peroleh dari pelatihan ini dalam mengembangkan bisnis mereka sendiri,” tutur Satria.
FKIP UMRAH menghadirkan dua narasumber yang diundang untuk memberikan pemahaman dan inspirasi kepada peserta adalah Samsidar, selaku Direktur CV. Semsmart Rumah Kreatif.
Samsidar sendiri pelaku usaha yang juga alumni FKIP UMRAH yang sukses menggeluti usaha di bidang seni dan pendidikan.
Kemudian Dian Erfanita, selaku Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan.