Yerusalem (ANTARA) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kemungkinan perjanjian pertukaran sandera dengan Hamas yang awalnya diterima positif oleh kepala badan mata-mata Mossad David Barnea dalam pertemuan dengan mediator di Doha, Qatar, menurut media Israel pada Jumat.
Barnea yakin bahwa kesepakatan dengan Hamas dapat terjadi, tetapi Netanyahu menolak rincian perjanjian yang ditunjukkan kepadanya, demikian lapor Channel 12 yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Menurut saluran tersebut, usulan perjanjian mencakup pembebasan 40 tahanan Israel sebagai imbalan atas kembalinya penduduk Gaza utara tanpa syarat ke rumah mereka.
Dilaporkan juga bahwa Netanyahu menganggap proposal tersebut "lemah" dari sudut pandang Israel dan memerintahkan persiapan pendudukan Rafah di Jalur Gaza selatan.
Media tersebut juga menyebutkan bahwa anggota Kabinet Keamanan Israel Benny Gantz dan Gadi Eisenkot mendukung posisi Barnea, tetapi tidak mencegah Netanyahu dari menentang dan menolak perjanjian tersebut.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PM Israel tolak perjanjian pertukaran sandera dengan Hamas
Benjamin Netanyahu tolak perjanjian pertukaran sandera dengan Hamas
Jumat, 29 Maret 2024 15:21 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (ANTARA/Anadolu)
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
WHO peringatkan krisis persediaan medis di Gaza akibat pembatasan akses masuk
07 March 2026 15:37 WIB
Buku 'Prinsipil Ekonomi' Ferry Irwandi kemas literasi dasar ekonomi jadi lebih ringan
02 March 2026 13:45 WIB
Iran Bentuk Dewan Darurat: Presiden dan Ketua Pengadilan Ambil Alih Tugas Khamenei
01 March 2026 11:52 WIB