Puluhan warga Cianjur keracunan massal, seorang meninggal
Minggu, 21 April 2024 17:25 WIB
Tenaga kesehatan Puskesmas Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendatangi rumah warga yang mengalami keracunan masal, Minggu (21/4/2024). (ANTARA/Ahmad Fikri).
Cianjur (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat sedikitnya 51 orang warga Kampung Cukang Galeuh, Desa Cibodas, Kecamatan Cijati, mengalami keracunan massal dan satu orang meninggal dunia setelah menyantap hidangan pada acara pernikahan seorang warga.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur dr Frida Laila Yahya saat dihubungi Minggu, mengatakan satu orang warga meninggal diduga karena terlambat mendapat penanganan tenaga medis, sedangkan puluhan lainnya mendapat perawatan dari puskesmas.
"Kami mendapat laporan terkait keracunan masal sudah terjadi sejak Sabtu (21/4) setelah warga menyantap hidangan di acara pernikahan, namun pada Minggu (21/4) pagi jumlahnya terus bertambah," katanya.
Tercatat 35 orang yang mengalami keracunan ringan menjalani perawatan di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan tenaga kesehatan dari puskesmas, sedangkan 16 orang lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Cijati.
Sebagian besar mengeluhkan pusing, mual dan muntah-muntah selang beberapa jam setelah menyantap hidangan prasmanan di pesta pernikahan seorang warga, beberapa orang di antaranya sempat berobat ke bidan setempat.
Baca juga:
PT Timah Tbk bantu pembangunan sejumlah rumah ibadah di Babel dan Kepri
Konsumsi BBM di Kepri naik 47 persen pada Idul Fitri
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Puluhan warga Cianjur keracunan massal, satu orang meninggal
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur dr Frida Laila Yahya saat dihubungi Minggu, mengatakan satu orang warga meninggal diduga karena terlambat mendapat penanganan tenaga medis, sedangkan puluhan lainnya mendapat perawatan dari puskesmas.
"Kami mendapat laporan terkait keracunan masal sudah terjadi sejak Sabtu (21/4) setelah warga menyantap hidangan di acara pernikahan, namun pada Minggu (21/4) pagi jumlahnya terus bertambah," katanya.
Tercatat 35 orang yang mengalami keracunan ringan menjalani perawatan di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan tenaga kesehatan dari puskesmas, sedangkan 16 orang lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Cijati.
Sebagian besar mengeluhkan pusing, mual dan muntah-muntah selang beberapa jam setelah menyantap hidangan prasmanan di pesta pernikahan seorang warga, beberapa orang di antaranya sempat berobat ke bidan setempat.
Baca juga:
PT Timah Tbk bantu pembangunan sejumlah rumah ibadah di Babel dan Kepri
Konsumsi BBM di Kepri naik 47 persen pada Idul Fitri
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Puluhan warga Cianjur keracunan massal, satu orang meninggal
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes catat siswa terdampak keracunan MBG di Kudus bertambah jadi 118 orang
29 January 2026 16:07 WIB
110 siswa SMP dan SMA di Purworejo dibawa ke puskesmas diduga keracunan MBG
03 October 2025 15:12 WIB
BGN sebut penggunaan alat uji makanan cegah keracunan telah diterapkan di SPPG Polri
01 October 2025 12:04 WIB