Kekerasan terhadap Muslim meningkat sejak perang Gaza
Jumat, 21 Juni 2024 6:35 WIB
Tentara Zionis Israel menyeret warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa di tengah Bulan Suci Ramadhan (Foto: ANTARA/Istimewa)
Ankara (ANTARA) - Sebuah laporan baru yang dikeluarkan Komisi Anti Rasisme Dewan Eropa mengungkapkan, insiden kekerasan terhadap Muslim meningkat sejak dimulainya konflik di Gaza pada Oktober 2023.
"Muslim disalahkan atas serangan itu dan serangan lain di Timur Tengah, berdasarkan stereotip terhadap seluruh komunitas dan anggapan mereka terkait dengan penggunaan kekerasan,” kata komisi itu dalam laporan tahunannya pada Kamis.
Umat Islam, terutama siswi sekolah di beberapa negara, yang "mengenakan simbol agama atau pakaian tradisional yang terlihat jelas kadang-kadang dikaitkan dengan terorisme atau ekstremisme,” tambah laporan itu.
Dalam beberapa kasus, umat Islam juga dijadikan sasaran diskriminasi dalam mendapatkan layanan kesehatan, menurut publikasi itu.
Hal tersebut berkaitan dengan Israel yang melancarkan serangan militer di Jalur Gaza setelah serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023.
Hampir 37.400 warga Palestina terbunuh di Gaza, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 85.500 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Insiden kekerasan atas Muslim meningkat sejak perang Gaza
"Muslim disalahkan atas serangan itu dan serangan lain di Timur Tengah, berdasarkan stereotip terhadap seluruh komunitas dan anggapan mereka terkait dengan penggunaan kekerasan,” kata komisi itu dalam laporan tahunannya pada Kamis.
Umat Islam, terutama siswi sekolah di beberapa negara, yang "mengenakan simbol agama atau pakaian tradisional yang terlihat jelas kadang-kadang dikaitkan dengan terorisme atau ekstremisme,” tambah laporan itu.
Dalam beberapa kasus, umat Islam juga dijadikan sasaran diskriminasi dalam mendapatkan layanan kesehatan, menurut publikasi itu.
Hal tersebut berkaitan dengan Israel yang melancarkan serangan militer di Jalur Gaza setelah serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023.
Hampir 37.400 warga Palestina terbunuh di Gaza, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 85.500 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Insiden kekerasan atas Muslim meningkat sejak perang Gaza
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Eropa tengah bersiap hadapi kemungkinan Presiden AS setop dukungan ke Ukraina
24 November 2025 10:53 WIB
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa hadirkan pertandingan menarik
12 November 2025 5:57 WIB
Inggris kalahkan Latvia 5-0, pastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026
15 October 2025 5:47 WIB
Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia serukan UEFA skorsing Israel dari turnamen Eropa
30 September 2025 4:47 WIB
Mentrans ingin jadikan Tanjung Banun sebagai desa mandiri seperti di Eropa
25 September 2025 14:37 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB