Karimun (ANTARA Kepri) - Harmonisasi serta kedamaian hubungan antarumat beragama dapat meningkatkan daya saing Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau sebagai daerah tujuan investasi, kata tokoh agama Kristen Pendeta Andri Purba.
"Kalau tidak ada damai, Karimun tidak akan berdaya saing dalam menarik investasi. Sebaliknya, kalau damai, maka daya saing Karimun akan semakin kuat," katanya dalam Temu Tokoh Agama dengan tema "Mari kita rajut kehidupan yang harmonis, menghargai perbedaan bagi mewujudkan Kabupaten Karimun yang damai" di aula Kantor Kementerian Agama Karimun, Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Pendeta Andri Purba mengaku memiliki pengalaman pribadi terkait pengaruh kedamaian dan harmonisasi antarumat beragama terhadap pertumbuhan investasi di kawasan perdagangan bebas atau free trade zone.
"Beberapa waktu lalu ada investor asal Korea yang bertanya mengenai kondisi hubungan antarumat beragama di Karimun, saya jawab sangat kondusif dan penuh kedamaian. Tak lama, investor itu merealisasikan rencana investasinya dan perusahaan itu adalah PT Tri Karya Alam yang sekarang sudah beroperasi," katanya.
Andri mengatakan Karimun sudahh sejak dulu penuh kedamaian, masyarakat yang terdiri atas berbagai agama, suku dan ras hidup rukun di tengah keanekaragaman.
"Dari dulu sampai sekarang selalu ada damai dan mari kita bersaing untuk menciptakan kedamaian," ucapnya.
Di tempat yang sama, tokoh Katolik Sidabutar mengumpamakan perdamaian ibarat merajut kain berwarna-warni yang memperlihatkan keindahan di tengah perbedaan.
"Kami sepakat dengan tema acara ini dan tidak mau membuat pusing pemerintah dengan membuat suasana yang tidak kondusif," katanya.
Temu Tokoh Agama yang digelar tersebut merupakan rangkaian Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-66. Selain tokoh Kristen, Katolik, juga hadir tokoh Budha Wagiman, tokoh Konghucu Sarkowi dan tokoh Islam Alwi Bardan.
Kemudian hadir pula Bupati Karimun Nurdin Basirun, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karimun Azhar Hasyim serta Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun Afrizal.
Azhar Hasyim mengatakan peranan FKUB sangat dominan dalam menciptakan suasana hubungan antarumat yang harmonis dan penuh kedamaian.
"Ada beberapa gesekan kecil seperti di Kampung Sidorejo, Meral dan Tanjungbatu. Namun semuanya dapat diselesaikan dengan baik tanpa memunculkan konflik seperti di Sampang atau daerah lain. Ini semua berkat kebersamaan semua pemeluk dan tokoh agama dalam FKUB," ucapnya.
Bupati Karimun Nurdin Basirun yang turut hadir dalam acara itu mengapresiasi kebersamaan yang terjalin antarumat beragama.
"Pemerintah tidak akan bisa membangun jika tidak ada kebersamaan. Apalagi Karimun sekarang sedang giat-giatnya meningkatkan pembangunan ekonomi melalui investasi di FTZ," ucapnya.***
Harmonisasi Umat Beragama Tingkatkan Daya Saing Karimun
Rabu, 4 Januari 2012 8:57 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Natuna menggelar doa lintas agama demi Indonesia aman, damai dan sejahtera
31 December 2025 5:15 WIB
Kamboja tuduh pasukan militer Thailand lakukan serangan di tengah perundingan
26 December 2025 14:53 WIB