Karimun (ANTARA Kepri) - Seorang tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia, Marwan, meninggal dunia di Wisma Lika Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjung Balai Karimun Komisaris Hari Purnomo di Tanjung Balai Karimun, Selasa mengatakan, Marwan yang kelahiran Cipinang, 11 Mei 1972, pertama kali ditemukan Siti Rohana, petugas resepsionis Wisma Lika pada Selasa pagi di kamar 108 wisma tersebut.

"Petugas resepsionis menemukan Marwan dalam posisi terbaring sambil mengeluh menahan sakit. Marwan meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Tanjung Balai Karimun," kata Hari Purnomo.

Menurut Kapolsek, Marwan adalah TKI yang bekerja di Malaysia dan sudah menginap selama dua pekan di wisma tersebut.

"Korban datang ke Karimun untuk mencap paspor karena izin tinggalnya di Malaysia sudah habis, kemungkinan korban bekerja di Malaysia melalui jalur ilegal karena sedang mengurus perpanjangan visa di Karimun," tuturnya.

Penyelidikan sementara, lanjut dia, korban diduga meninggal dunia karena penyakit ginjal yang dideritanya. Hal itu tampak dari hasil diagnosa dokter RSUD Karimun serta obat-obatan untuk ginjal yang ia beli pada balai pengobatan tradisional Sarinah di Kolong.

"Tim identifikasi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah sambil kami mencoba untuk menghubungi keluarganya," kata dia.

Kapolsek mengatakan, dari tubuh korban ditemukan paspor dan dua KTP, satu KTP sudah habis masa berlakunya dengan alamat Barek Motor, Kijang, Bintan Timur, Kepri, kemudian satu KTP yang masih berlaku dengan alamat Kelurahan IV Koto Mudik, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Siti Rohana mengatakan korban sejak menginap memang sering mengeluh sakit.

"Dia mulai menginap pada 15 Januari, dia memang sering mengeluh sakit dan sempat berobat ke RSUD," katanya.

Menurut Siti, saat tiba di kamar tempat korban menginap, korban terbaring sambil meringis kesakitan dan memegang pinggang sebelah kanan.

"Selama menginap, korban tidak ada masalah dengan orang lain. Tetapi korban sering menyampaikan keluhannya karena menderita penyakit ginjal," katanya.  

(KR-RDT/S023)

Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026