Logo Header Antaranews Kepri

Gaza alami cuaca ekstrem, bayi berusia tujuh hari dilaporkan meninggal

Minggu, 11 Januari 2026 05:47 WIB
Image Print
Ilustrasi situasi kemanusiaan di Jalur Gaza. /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu)

Gaza (ANTARA) - Sumber-sumber medis melaporkan seorang bayi berusia tujuh hari meninggal dunia, Sabtu (10/1) pagi di Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah, akibat suhu dingin ekstrem dan penurunan suhu yang drastis.

Dengan kejadian tersebut, jumlah korban meninggal akibat cuaca buruk dan dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza kini telah melampaui 15 orang.

Angka tersebut mencerminkan kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan di wilayah Jalur Gaza, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengungsi serta tinggal di tenda-tenda darurat yang rapuh dan tidak mampu melindungi mereka dari terpaan kerasnya musim dingin.

Warga Jalur Gaza terus menghadapi kekurangan tempat tinggal dan layanan kesehatan, serta keterbatasan bahan bakar untuk pemanas, di tengah cuaca badai, hujan, dan suhu dingin yang berkepanjangan.
 



Pewarta :
Editor: Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026