Batam (ANTARA Kepri) - Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia mengajak para wartawan di Kota Batam, Kepulauan Riau untuk memahami karakteristik Indonesia sebagai negara maritim.
"Pengetahuan maritim sangat minim dipahami masyarakat sehingga perlu diadakan pendidikan sendiri untuk para kuli tinta," kata Ketua YPMI Nada Faza Soraya di Batam, Minggu.
Ia mengatakan sebagai negara maritim, Indonesia memiliki karakteristik yang unik, dan harus dipahami oleh masyarakat.
"Pers, sebagai pembawa pesan harus memiliki pengetahuan yang baik tentang maritim agar tidak salah menyampaikan pesan kepada masyarakat," kata Nada.
YPMI mengadakan lokakarya yang dihadiri sekitar 30 wartawan yang meliput di Kota Batam. Rencananya pertemuan yang dihadiri berbagai pihak terkait maritim diadakan setiap Sabtu, dua pekan sekali.
"Pertemuan digelar selama enam bulan," kata Nada.
Komandan Pangkalan AL Batam Kolonel Nur Hidayat mengatakan sebagai mitra, perlu kerjasama yang baik antara TNI AL dengan pers.
Ia mengatakan pemberitaan tentang penjagaan oleh TNI AL perlu untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melanggar peraturan.
"Pemberitaan itu maunya yang bisa memberikan pengajaran agar masyarakat tidak melanggar peraturan," kata Danlanal.
(Y011/N001)
YPMI Ajak Insan Pers Pahami Maritim
Minggu, 11 Maret 2012 18:54 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo panggil pimpinan BP Batam, Siapkan Batam jadi gerbang maritim dan investasi global
07 July 2026 14:57 WIB
Pemprov Kepri kembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di Kabupaten Lingga
26 May 2026 12:03 WIB
Bakamla lakukan tiga jenis patroli jaga kekompakan maritim antarnegara di laut
23 April 2026 15:44 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Bintan raih silver award IMT-GT green city award kategori circular economy dan resource efficiency
10 September 2026 23:18 WIB