Perparkiran di Terminal Laut Punggur Semrawut
Sabtu, 19 Mei 2012 19:05 WIB
Batam (ANTARA Kepri) - Perparkiran mobil di Terminal Laut Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, semrawut karena banyak kendaraan roda empat saling menghalangi jalan ke luar dan masuk.
"Parkir di Telaga Punggur memang selalu membuat pusing," kata warga Kota Tanjungpinang Sherin di Batam.
Sherin yang bekerja di Batam tiap akhir pekan pulang ke rumahnya di Tanjungpinang. Kendaraannya pun ia parkir di Terminal Telaga Punggur.
"Tiap hendak pulang ke Tanjungpinang, saya selalu pusing mencari tempat parkir, begitu pula setibanya di Batam, sulit mengeluarkan mobil," kata dia.
Lahan parkir mobil tidak mampu menampung kendaraan warga sehingga petugas parkir kerap memindahkan mobil dengan mengangkat dan mendorong demi kendaraan lain yang hendak ke luar.
"Pokoknya semrawut sekali," kata dia.
Hal senada dikatakan warga Batam, Suci Amelia bahwa sulit mencari tempat parkir di Terminal Feri Telaga Punggur.
"Bisa berjam-jam mencari parkiran. Apalagi kalau akhir pekan, bisa-bisa perjalanan mundur beberapa jam. Untung kapal feri banyak," kata dia.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Ahars Sulaiman mengatakan rehabilitasi Terminal Penumpang Domestik Punggur membutuhkan dana Rp50 miliar.
Ahars Sulaiman mengatakan di Batam, Rabu, rehabilitasi akan dianggarkan dalam APBD Kepri 2013.
"Kami lihat anggaran itu bukan hal yang besar, dan bisa ditanggulangi sendiri oleh provinsi," kata Ahars.
Menurut dia, rehabilitasi dan peningkatan kapasitas terminal laut penumpang dibutuhkan untuk mendukung pariwisata Kepri.
"Pariwisata membutuhkan dorongan infrastruktur yang baik agar orang merasa nyaman saat berkunjung," kata Ahars.
Rehabilitasi Terminal Feri Telaga Punggur antara lain untuk menambah daya tampung parkir kendaraan dan peningkatan kenyamanan ruang tunggu penumpang. (Y011/A013)
Editor: Rusdianto
"Parkir di Telaga Punggur memang selalu membuat pusing," kata warga Kota Tanjungpinang Sherin di Batam.
Sherin yang bekerja di Batam tiap akhir pekan pulang ke rumahnya di Tanjungpinang. Kendaraannya pun ia parkir di Terminal Telaga Punggur.
"Tiap hendak pulang ke Tanjungpinang, saya selalu pusing mencari tempat parkir, begitu pula setibanya di Batam, sulit mengeluarkan mobil," kata dia.
Lahan parkir mobil tidak mampu menampung kendaraan warga sehingga petugas parkir kerap memindahkan mobil dengan mengangkat dan mendorong demi kendaraan lain yang hendak ke luar.
"Pokoknya semrawut sekali," kata dia.
Hal senada dikatakan warga Batam, Suci Amelia bahwa sulit mencari tempat parkir di Terminal Feri Telaga Punggur.
"Bisa berjam-jam mencari parkiran. Apalagi kalau akhir pekan, bisa-bisa perjalanan mundur beberapa jam. Untung kapal feri banyak," kata dia.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Ahars Sulaiman mengatakan rehabilitasi Terminal Penumpang Domestik Punggur membutuhkan dana Rp50 miliar.
Ahars Sulaiman mengatakan di Batam, Rabu, rehabilitasi akan dianggarkan dalam APBD Kepri 2013.
"Kami lihat anggaran itu bukan hal yang besar, dan bisa ditanggulangi sendiri oleh provinsi," kata Ahars.
Menurut dia, rehabilitasi dan peningkatan kapasitas terminal laut penumpang dibutuhkan untuk mendukung pariwisata Kepri.
"Pariwisata membutuhkan dorongan infrastruktur yang baik agar orang merasa nyaman saat berkunjung," kata Ahars.
Rehabilitasi Terminal Feri Telaga Punggur antara lain untuk menambah daya tampung parkir kendaraan dan peningkatan kenyamanan ruang tunggu penumpang. (Y011/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah pastikan parkir hingga transportasi di JIS cukup untuk konser Maroon 5
13 August 2026 14:20 WIB
Pelindo larang mobil parkir inap di Pelabuhan Sri Bintan Pura selama libur lebaran
18 March 2026 19:30 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
DPRD Batam harap 100 mesin ketinting tingkatkan produktivitas nelayan pulau penyangga
29 September 2026 14:41 WIB
DPRD Batam dukung pembelajaran dari rumah imbas kualitas udara tidak sehat
29 September 2026 13:58 WIB
Pemprov Kepri terima hibah 1 unit kendaraan guna dukung gerakan pangan murah
29 September 2026 13:38 WIB
DPRD Batam dukung Sekolah Terintegrasi Merah Putih perluas akses pendidikan berkualitas
29 September 2026 13:38 WIB