Golkar Cenderung Usung Maya
Senin, 4 Juni 2012 16:22 WIB
Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Partai Golkar menggunakan pertimbangan politis dalam menghadapi Pilkada Tanjungpinang tahun 2012 sehingga terbuka kemungkinan mengusung Maya Suryanti sebagai calon wali kota.
"Pertimbangan objektif dan politik itu tidak selalu vertikal. Pertimbangan politik yang menjadi alasan kenapa mengusung Maya berdasarkan aspirasi akar rumput yang diakomodasi DPD Partai Golkar Tanjungpinang," ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Kepulauan Riau (Kepri) Agustar yang dihubungi dari Tanjungpinang, Senin.
Secara resmi, kata dia, DPP Partai Golkar belum memutuskan langkah politik yang diambil untuk menghadapi Pilkada Tanjungpinang yang diselenggarakan 31 Oktober 2012. DPD Golkar Tanjungpinang telah merekomendasikan dua pilihan, yaitu berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Lis Darmansyah-Syahrul atau berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Persatuan Pembangunan (PKS dan PPP) untuk mengusung Maya Suryanti.
Jika melalui pertimbangan objektif, maka keputusan Golkar berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Hasil survei yang telah diplenokan DPD Partai Golkar Tanjungpinang pada Maret 2012 mencatat Lis Darmansyah sebagai figur yang paling populer dan mendapat dukungan dari masyarakat.
Perbedaan pendapat antara DPD Partai Golkar Kepri dengan pengurus Tanjungpinang karena dilatarbelakangi hasil survei LSI tersebut. DPD Partai Golkar Kepri melakukan pertimbangan secara objektif, sedangkan DPD Partai Golkar Tanjungpinang berdasarkan aspirasi akar rumput.
DPD Partai Golkar Kepri pada akhirnya harus mengikuti keputusan pengurus Tanjungpinang lantaran pilkada dilaksanakan di Tanjungpinang. Hal itu dilakukan karena yang mengetahui kondisi di Tanjungpinang adalah pengurus Tanjungpinang.
"Tetapi hal itu secara resmi belum diputuskan, karena DPP Partai Golkar paling lama memutuskan strategi politik yang harus dilakukan DPD Partai Golkar Tanjungpinang Selasa (5/6)," ujarnya.
Agustar mengungkapkan, DPD Partai Kepri maupun Tanjungpinang telah menjalin komunikasi politik dengan Maya Suryanti. Komunikasi itu akan berujung pada kesepakatan jika disetujui oleh DPP Partai Golkar.
"Untuk sekarang yang bisa dilakukan adalah menjalin hubungan dengan baik," katanya. (KR-NP/S023)
Editor: Rusdianto
"Pertimbangan objektif dan politik itu tidak selalu vertikal. Pertimbangan politik yang menjadi alasan kenapa mengusung Maya berdasarkan aspirasi akar rumput yang diakomodasi DPD Partai Golkar Tanjungpinang," ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Kepulauan Riau (Kepri) Agustar yang dihubungi dari Tanjungpinang, Senin.
Secara resmi, kata dia, DPP Partai Golkar belum memutuskan langkah politik yang diambil untuk menghadapi Pilkada Tanjungpinang yang diselenggarakan 31 Oktober 2012. DPD Golkar Tanjungpinang telah merekomendasikan dua pilihan, yaitu berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Lis Darmansyah-Syahrul atau berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Persatuan Pembangunan (PKS dan PPP) untuk mengusung Maya Suryanti.
Jika melalui pertimbangan objektif, maka keputusan Golkar berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Hasil survei yang telah diplenokan DPD Partai Golkar Tanjungpinang pada Maret 2012 mencatat Lis Darmansyah sebagai figur yang paling populer dan mendapat dukungan dari masyarakat.
Perbedaan pendapat antara DPD Partai Golkar Kepri dengan pengurus Tanjungpinang karena dilatarbelakangi hasil survei LSI tersebut. DPD Partai Golkar Kepri melakukan pertimbangan secara objektif, sedangkan DPD Partai Golkar Tanjungpinang berdasarkan aspirasi akar rumput.
DPD Partai Golkar Kepri pada akhirnya harus mengikuti keputusan pengurus Tanjungpinang lantaran pilkada dilaksanakan di Tanjungpinang. Hal itu dilakukan karena yang mengetahui kondisi di Tanjungpinang adalah pengurus Tanjungpinang.
"Tetapi hal itu secara resmi belum diputuskan, karena DPP Partai Golkar paling lama memutuskan strategi politik yang harus dilakukan DPD Partai Golkar Tanjungpinang Selasa (5/6)," ujarnya.
Agustar mengungkapkan, DPD Partai Kepri maupun Tanjungpinang telah menjalin komunikasi politik dengan Maya Suryanti. Komunikasi itu akan berujung pada kesepakatan jika disetujui oleh DPP Partai Golkar.
"Untuk sekarang yang bisa dilakukan adalah menjalin hubungan dengan baik," katanya. (KR-NP/S023)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Idrus Marham sebut ada pihak ingin adu domba Golkar-Gerindra terkait isu LPG 3 kg
08 February 2025 8:56 WIB, 2025
Bahlil umumkan susunan lengkap pengurus Golkar, tidak ada nama Jokowi
07 November 2024 19:03 WIB, 2024
KPU Kepri sebut lima parpol bisa ajukan calon kepala daerah tanpa koalisi
27 August 2024 8:34 WIB, 2024
Airlangga dan Agus Gumiwang sindir Bahlil jadi Ketum Golkar selanjutnya
19 August 2024 11:55 WIB, 2024
Agus Gumiwang terpilih jadi Plt Ketum Golkar, begini tanggapan Bamsoet
14 August 2024 10:06 WIB, 2024