Batam (ANTARA Kepri) - PT Jotun Indonesia, pada tahun ini menyediakan dana tanggung jawab sosial perusahaannya untuk mengecat dan memperindah bangunan ikon publik Kota Batam, Kepulauan Riau.

"Tahun ini tersedia dana 'corporate social responsibility" (CSR) untuk itu. Kami sedang membahas lokasi di antara banyak pilihan," kata Manajer Penjualan Wilayah Sumatra PT Jotun Indonesia (JI) Victor Taslim, ketika mendampingi Dirut PT JI Erick Mallace meresmikan Gerai Inspirasi Tasniem, di Simpang Kurnia Djaja Alam Batam, Selasa.

Ia mengatakan, penetapan bangunan publik yang akan dicat dengan dana CSR JI perlu mempertimbangkan usul dari warga masyarakat, misalnya apa perlu untuk bangunan Jembatan Fisabililah I yang termashur sebagai ikon Batam.

"Cara mendapat masukan dari warga masyarakat pun sedang kami bahas, termasuk bagaimana melibatkan partisipasi warga sekitar supaya menumbuhkan rasa memiliki dan dapat memelihara bangunan yang sudah dicat," kata Victor.

Di Batam, JI telah berkontribusi dalam pengecatan bangunan publik di antaranya bangunan Masjid Agung Batam, sedang di Paris, produk cat pelindung dan cat dekoratif Jotun dipakai untuk melindungi dan memperindah Menara Eiffel, di Dubai pada Burj Al Arab dan Burj Khalifa, dan di Kualalumpur, Malaysia, untuk Menara Petronas.

Jotun didirikan tahun 1926 oleh Odd Gleditsch di Sandefjord, Norwegia. Pertama kali sebagai produsen cat kapal penangkap ikan paus, perusahaan keluarga itu berkembang dan kini dikelola generasi ketiga dari pendirinya sebagai produsen cat pelindung, cat pelapis, cat bubuk dan cat dekoratif terkemuka di dunia.

Grup perusahaan tersebut memiliki 74 perusahaan dan 39 fasilitas produksi di 43 negara di seluruh benua dengan agen, cabang dan distributor di 80 negara dan 8.600 orang pegawai, termasuk di Kawasan Industri Bekasi, Jawa Barat, yang kapasitas produksinya 20 juta liter per tahun dengan enam kantor pemasaran di Batam, Pekanbaru, Medan, Balikpapan, Makassar dan Surabaya.

Dirut PT JI Erick Mallace mengatakan, konsep Jotun Inspiration Center yang diterapkan di Batam merupakan yang terbesar dan pertama di Indonesia untuk membantu konsumen memilih cat dengan tepat sesuai dengan desain rumah tinggal atau kantor.

"Konsumen juga dapat mengambil inspirasi dari contoh kombinasi warna dari sistem 'tinting' (multicolor tinting system)," katanya.

Robhi Tasniem, pemilik sekaligus GM Gerai Insiprasio Tasniem menjelaskan perusahaannya menyediakan jasa konsultasi bagi konsumen dalam memilih warna untuk kamar tidur, kamar anak, ruang makan, ruang keluarga, beranda, maupun ruang kantor melalui pengunggahan gambar bangunan ke komputer dan kemudian memilih warna-warna yang tepat. (A013/E008)

Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026