Pasangan Maya-Dahlan Daftar ke KPU
Senin, 25 Juni 2012 15:42 WIB
Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Tanjungpinang, Maya Suryanti-Tengku Dahlan, mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin.
Menggunakan kendaraan becak, pasangan itu bergerak menuju kantor KPU Tanjung Pinang di Jalan Ir Sutami, Suka Berenang, diiringi ratusan pendukungnya. Turut serta dalam rombongan itu Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan, yang juga orang tua Maya Suryanti.
Maya-Tengku Dahlan diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Riau yang juga menjabat Bupati Bintan, Ansar Ahmad, juga tampak hadir di ruangan KPU.
Maya merupakan profesional muda yang bergerak di bidang bisnis kecantikan, sementara Tengku Dahlan saat ini menjabat Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang.
KPU Tanjungpinang menetapkan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung partai politik berakhir hari ini pukul 00.00 WIB, setelah dibuka sejak 19 Juni 2012.
"Hingga saat ini sudah tiga pasangan calon yang mendaftar, siang hingga nanti malam masih ada pasangan calon yang akan mendaftar," kata Ketua Pokja Pencalonan KPU, Endro Priyono.
Terkait ikut hadirnya Suryatati A Manan mengantar pasangan Maya-Tengku Dahlan mendaftar ke KPU, Ketua Pokja Pengawasan Panwaslu Tanjungpinang, Ridarman Bay, mengatakan mungkin kehadiran Suryatati dalam kapasitas sebagai orang tua Maya.
"Kalau pun sebagai wali kota, beliau tidak ada melanggar UU atau aturan, tapi melanggar etika karena wali kota milik semua masyarakat dan golongan," ujarnya.
Menurut Ridarman, jika hadir sebagai wali kota, seharusnya Suryatati juga ikut hadir pada saat calon lain mendaftarkan diri.
"Jika sudah ada penetapan atau nomor urut calon tentu kehadirannya melanggar UU," ujarnya. (KR-HKY/S024)
Editor: Rusdianto
Menggunakan kendaraan becak, pasangan itu bergerak menuju kantor KPU Tanjung Pinang di Jalan Ir Sutami, Suka Berenang, diiringi ratusan pendukungnya. Turut serta dalam rombongan itu Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan, yang juga orang tua Maya Suryanti.
Maya-Tengku Dahlan diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Riau yang juga menjabat Bupati Bintan, Ansar Ahmad, juga tampak hadir di ruangan KPU.
Maya merupakan profesional muda yang bergerak di bidang bisnis kecantikan, sementara Tengku Dahlan saat ini menjabat Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang.
KPU Tanjungpinang menetapkan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung partai politik berakhir hari ini pukul 00.00 WIB, setelah dibuka sejak 19 Juni 2012.
"Hingga saat ini sudah tiga pasangan calon yang mendaftar, siang hingga nanti malam masih ada pasangan calon yang akan mendaftar," kata Ketua Pokja Pencalonan KPU, Endro Priyono.
Terkait ikut hadirnya Suryatati A Manan mengantar pasangan Maya-Tengku Dahlan mendaftar ke KPU, Ketua Pokja Pengawasan Panwaslu Tanjungpinang, Ridarman Bay, mengatakan mungkin kehadiran Suryatati dalam kapasitas sebagai orang tua Maya.
"Kalau pun sebagai wali kota, beliau tidak ada melanggar UU atau aturan, tapi melanggar etika karena wali kota milik semua masyarakat dan golongan," ujarnya.
Menurut Ridarman, jika hadir sebagai wali kota, seharusnya Suryatati juga ikut hadir pada saat calon lain mendaftarkan diri.
"Jika sudah ada penetapan atau nomor urut calon tentu kehadirannya melanggar UU," ujarnya. (KR-HKY/S024)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kenny Austin dan Amanda Manopo resmi jadi pasangan suami istri pada hari ini
10 October 2025 15:39 WIB
Pengadilan Agama Batam sebut 10 persen pasangan batal cerai usai mediasi
12 May 2025 15:00 WIB, 2025
Kemenag Batam gencarkan bimbingan bagi pasangan guna tekan angka perceraian
10 May 2025 11:21 WIB, 2025
BPS: 76,08 persen pasangan usia subur di Batam menggunakan program keluarga berencana
02 March 2025 11:44 WIB, 2025
Praktisi paparkan dampak baik dan buruk jika pasangan memutuskan childfree
18 November 2024 7:59 WIB, 2024