Natuna (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau turun tangan untuk membasmi ulat bulu di permukiman warga di Kecamatan Bunguran Timur.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Pengolahan Data, dan Informasi Damkarmat Natuna, Nurhakim, Selasa, mengatakan operasi dilakukan pada Selasa pagi karena keberadaan ulat bulu yang cukup banyak sudah sangat mengganggu warga.
"Pemusnahan dilakukan dengan menyemprotkan racun serangga," ucap dia.
Baca juga: Kapolda: Pembentukan Direktorat PPA/PPO tingkat polda kewenangan Mabes
Ulat bulu menyebar di meja dan kursi di halaman rumah serta pepohonan. Menurut dia, proses pemusnahan berjalan dengan lancar. Pada kesempatan itu, petugas juga menyisir bagian lainnya guna memastikan semua ulat bulu telah musnah.
"Pembasmian ulat bulu dilakukan setelah kami mendapatkan laporan dari warga," ujar dia.
Ia menjelaskan bahwa pembasmian ulat bulu merupakan bagian dari tugas pihaknya karena termasuk dalam operasi nonkebakaran. Operasi nonkebakaran meliputi evakuasi hewan, penyemprotan, drainase yang tersumbat, serta penyelamatan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melapor apabila melihat atau mengalami peristiwa serupa.
Baca juga: Bawaslu Kepri gencarkan pendidikan politik meski pilkada sudah selesai
"Penanganan sarang tawon juga termasuk ke dalam operasi nonkebakaran," ucap dia.
Damkarmat mencatat bahwa pada 2024 operasi nonkebakaran mencapai 283 kejadian. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan operasi kebakaran di tahun yang sama.
Ia menegaskan bahwa setiap petugas yang turun operasi telah terlatih dan tidak ada pungutan uang ke warga setiap layanan operasi dilakukan.
"Operasi kebakaran yang kami tangani sekitar 112 kejadian," ujar dia.
Baca juga:
Cuaca Kepri diprakirakan berawan dan berpotensi hujan pada Rabu
BKHIT pastikan komoditas perikanan dari Natuna ke Jakarta aman konsumsi