Batam (ANTARA Kepri) - Kepala Badan Pengusahaan Batam Mustofa Widjaja mengatakan, dengan dukungan dari pemerintah pusat, Pulau Batam akan menjadi pusat alih muatan kapal (transhipment) berskala internasional.
Sehubungan dengan hal itu maka seluruh karyawan di semua unit kerja BP Batam hendaknya saling memberikan dukungan penuh dan bersama-sama bekerja keras membangun pelabuhan Batam agar menjadi pelabuhan yang andal, kata Mustofa dalam Safari Ramadhan 1433 H bersama Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam di Kantor Pelabuhan Laut Batu Ampar, Senin (6/8).
Khusus kepada para karyawan Kantor Pelabuhan Laut Batam, Kepala BP Batam mengimbau supaya selalu siap menghadapi tantangan masa kini dan masa depan karena dengan status FTZ Batam saat ini dan ke depan, peran dari pelabuhan laut menjadi sangat penting.
Safari Ramadhan bertujuan menjalin tali silaturahim antarsesama karyawan dari berbagai unit kerja di lingkungan BP Batam.
Dalam rangkaian kegiatan di bulan Ramadhan, Kepala BP Batam kembali mengingatkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang membawa berkah dan kebersamaan.
"Dengan Ramadhan ini bersama-sama kita dapat berkumpul dan saling bersilahturrahmi antarkaryawan BP Batam yang pada hari biasa sangat jarang bertemu dan bertatap muka karena kesibukan masing-masing di lapangan maupun di kantor.
Sebelum berbuka bersama, ustad Deden Sirajudin menyampaikan tausyiahnya dan acara dilanjutkan dengan berbuka bersama serta sholat berjamaah.
Acara tersebut dihadiri oleh Anggota 2/Deputi Bidang Pelayanan Jasa Fitrah Kamaruddin Djafar, serta Kepala kantor Pelabuhan Laut beserta para pejabat lainnya dan karyawan BP Batam.
Batam akan Jadi Pusat "Transhipment" Berskala Internasional
Rabu, 8 Agustus 2012 12:54 WIB
Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, memegang mikropon, dalam acara safari Ramadhan di Kantor Pelabuhan Batam. (Foto Humas BP Batam)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026