Jakarta (ANTARA) - Kebakaran yang melanda lima rumah di Jalan Kerja Bakti VIII, Makasar, Jakarta Timur pada Ahad (13/7) malam mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia.

"Kebakaran lima rumah di Jalan Kerja Bakti VIII RT 03/RW 07 di Makasar, satu orang korban meninggal dunia atas nama Dwi Hariningsih, usia sekitar 55 tahun," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Abdul menyebut, saat insiden itu terjadi, korban berada di dalam rumah dan tidak bisa menyelamatkan diri ke luar rumah.

"Kondisi korban sakit, tidak bisa jalan ke luar. Jadi, korban tertinggal di dalam rumah saat api membesar," ujar Abdul.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel untuk memadamkan api.

Informasi kebakaran disampaikan salah seorang warga sekitar yang datang ke pos Dinas Gulkarmat Jakarta pada Minggu (13/7) pukul 21.45 WIB.

Lalu, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama dua unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.

"Kami menerima informasi pukul 21.45 WIB, langsung kami menuju lokasi tiba pukul 21.50 WIB. Mulai pemadaman awal pukul 21.51 WIB," ucap Abdul.

Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 22.15 WIB dan pendinginan mulai pukul 22.36 WIB. Status kebakaran saat ini sudah hijau dan padam sekitar pukul 23.20 WIB.

Kerugian akibat kebakaran lima rumah di Makasar, Jakarta Timur, mencapai Rp525 juta.

Abdul mengungkapkan, kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas.

"Pada saat terjadi kebakaran, api tiba-tiba membesar, diduga dari kebocoran tabung gas yang diketahui oleh para tetangga," jelas Abdul.

Kebakaran tersebut menyebabkan warga penasaran sekaligus memberi pertolongan untuk korban di dalam rumah.

Sebanyak 18 orang yang berada di lima rumah tersebut berhasil diselamatkan.

Baca selanjutnya 
Kebakara di Cilincing...


Empat orang menjadi korban kebakaran sebuah rumah semi permanen dua lantai di Jalan Rawa Indah Kelurahan Sukapura Kecamatan Cincing, Jakarta Utara, pada Sabtu (12/7) malam.

"Alhamdulillah pemadaman api berhasil dilakukan tapi ada sejumlah korban terdampak kebakaran," kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan, korban bernama Murtapiah (58) mengalami sesak nafas akibat kebakaran. Kemudian korban Siti Aisyah (28) mengalami luka bakar di kaki kanan.

Korban yang masih bayi bernama Qias (4) mengalami luka bakar di bagian telapak tangan sebesar satu persen dan korban bayi Raisa (1) mengalami sesak nafas.

"Korban sudah dibawa dan mendapatkan bantuan kesehatan di Rumah Sakit Pekerja," kata dia.

Ia mengatakan, kebakaran ini diketahui saat saksi berinisial S beristirahat di lantai bawah dan melihat ada nyala di lantai dua.

Ternyata terjadi kebakaran dan saksi meminta pertolongan ke masyarakat dan petugas damkar langsung datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Pihaknya menurunkan 12 unit mobil pemadam dan 60 personel untuk memadamkan api yang menghanguskan rumah dua lantai tersebut.

"Pemadaman dimulai pukul 23.01 WIB dan api berhasil dipadamkan 23.36 WIB. Luas objek yang terbakar sekitar 80 meter persegi," kata dia.

Jiwa yang terselamatkan dua kepala keluarga dengan enam jiwa dan penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik. "Untuk kerugian akibat kebakaran ditaksir Rp112.480.000," katanya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Satu tewas akibat kebakaran lima rumah di Jaktim