Washington (ANTARA) - Hampir 3.700 penerbangan di Amerika Serikat (AS) telah ditunda atau dibatalkan pada Senin saat penutupan pemerintah memasuki pekan keempat, menurut portal FlightAware.com.
"Total penundaan di dalam, menuju, atau keluar AS hari ini: 3.658," menurut portal tersebut. Sebanyak 119 penerbangan lainnya telah dibatalkan, imbuh keterangan di portal tersebut.
Hampir 100 penerbangan ditunda atau dibatalkan di Bandara Internasional JFK, New York. Di Atlanta, lebih dari 500 penerbangan juga ditunda. Begitu juga lebih dari 200 penerbangan yang ditunda di Charlotte.
Menteri Perhubungan AS Sean Duffy pada Senin mengatakan bahwa para pengatur lalu lintas udara akan berhenti menerima gaji mereka pada 28 Oktober.
Pada Kamis sebelumnya, Duffy memperingatkan bahwa keberangkatan penumpang pesawat di AS mungkin akan ditunda dan dibatalkan jika Kongres tidak dapat menyetujui rancangan undang-undang terkait anggaran pemerintah, dan mengakhiri penutupan pemerintah.
Tahun fiskal baru AS dimulai pada 1 Oktober, tetapi Kongres gagal menyetujui anggaran, sehingga pemerintah tidak dapat beroperasi.
Penutupan pemerintah di AS menyebabkan penghentian operasional beberapa lembaga pemerintah yang didanai langsung oleh Kongres karena kurangnya anggaran untuk tahun fiskal berikutnya, sebuah situasi yang umum terjadi.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa dia dapat memanfaatkan penutupan pemerintah untuk mengurangi jumlah staf dan gaji secara besar-besaran.
Dia mengklaim bahwa posisi Partai Demokrat menciptakan kebuntuan anggaran, dan Gedung Putih memanfaatkan situasi saat ini untuk menghapus program-program yang tidak disukai Partai Republik.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca selanjutnya,
Kapal perang AS mulai dekati perairan Venezuela...
Kapal perang Amerika Serikat tiba di ibukota Trinidad dan Tobago pada Minggu di tengah peningkatan tekanan militer pemerintahan Trump terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kapal perusak berpeluru kendali USS Gravely berlabuh di Pelabuhan Spanyol, untuk bergabung dengan kapal induk USS Gerald R. Ford yang mulai bergerak mendekati perairan Venezuela.
Tindakan tersebut mendapat kecaman dari Maduro yang menuduh AS berupaya memicu “perang abadi baru” melawan bangsanya.
Pemerintah Venezuela juga mengecam kehadiran USS Gravely, menyebutnya sebagai "provokasi permusuhan terhadap Venezuela dan ancaman serius bagi perdamaian Karibia," seraya menuduh AS merencanakan potensi operasi bendera palsu-sebuah serangan provokasi.
"Venezuela melaporkan telah menangkap sebuah kelompok tentara bayaran dengan informasi langsung dari badan intelijen AS, CIA, yang dapat memastikan bahwa serangan bendera palsu sedang berlangsung dari perairan yang berbatasan dengan Trinidad dan Tobago, atau dari Trinidad atau wilayah Venezuela sendiri," demikian pernyataan pemerintah.
Sementara itu, para pejabat dari Trinidad dan Tobago dan AS mengatakan bahwa kapal perang tersebut akan tetap berada di ibu kota hingga Kamis untuk memungkinkan kedua negara melakukan latihan gabungan.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penutupan Pemerintah AS sebabkan 3.658 penerbangan terganggu