Jakarta (ANTARA) - Harga emas hari ini yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Rabu (19/11) menunjukkan logam mulia UBS dan Galeri24 turun dibandingkan sehari sebelumnya.
Harga jual emas Galeri24 anjlok dari awalnya Rp2.418.000 menjadi Rp2.383.000 per gram, begitu pula emas UBS yang turut turun ke angka Rp2.385.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp2.422.000 per gram.
Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:
Harga emas UBS:
- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.289.000
- Harga emas UBS 1 gram: Rp2.385.000
- Harga emas UBS 2 gram: Rp4.733.000
- Harga emas UBS 5 gram: Rp11.695.000
- Harga emas UBS 10 gram: Rp23.267.000
- Harga emas UBS 25 gram: Rp58.052.000
- Harga emas UBS 50 gram: Rp115.865.000
- Harga emas UBS 100 gram: Rp231.640.000
- Harga emas UBS 250 gram: Rp578.930.000
- Harga emas UBS 500 gram: Rp1.156.499.000
Harga emas Galeri24:
- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.250.000
- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp2.383.000.
- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp4.694.000
- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp11.650.000
- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp23.237.000
- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp57.951.000
- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp115.809.000
- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp231.504.000
- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp575.080.000
- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp1.150.159.000
- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp2.300.318.000.
Kemenkeu sepakati bea keluar emas
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengungkapkan kementerian dan lembaga terkait menyepakati besaran bea keluar emas sebesar 7,5 persen hingga 15 persen untuk memperkuat penerimaan negara serta hilirisasi komoditas tersebut.
Ia menyatakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait bea tersebut akan segera terbit, mengingat kebijakan tersebut merupakan amanat dari UU APBN 2026.
“Selain kami dorong untuk hilirisasi, untuk smelter, kami juga melihat ekosistem untuk bullion bankyang sudah mulai terbangun, dan masyarakat sudah mendapatkan manfaatnya, tetapi kita perlu ciptakan lebih banyak likuiditas emas di dalam negeri,” ujarnya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.
Febrio menyampaikan, permintaan emas oleh masyarakat untuk tujuan investasi melalui PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) saat ini sangat tinggi.
“Cukup sulit bagi mereka (Pegadaian dan BSI) untuk mendapatkan emas saat ini. Padahal kita (Indonesia) adalah (negara dengan) cadangan (emas terbesar) nomor empat dunia," tuturnya.
Dengan kebijakan bea keluar tersebut, pemerintah berharap lebih banyak suplai emas bertahan di dalam negeri, sehingga dapat meningkatkan likuiditas dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia.
Febrio mengatakan, penerapan bea tersebut seiring dengan momentum untuk mengejar potensi pendapatan negara dari harga komoditas emas yang kini sedang tinggi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Rabu ini kompak merosot