Natuna (ANTARA) - TNI Angkatan Darat melakukan pembersihan fasilitas umum (fasum), perbaikan jalan lingkungan, serta penataan kembali area yang digunakan untuk latihan tempur antar kecabangan (Ancab) di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Komandan Batalyon Komposit Gardapati, Letkol Inf M. Ricky, dikonfirmasi dari Natuna, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sebadai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut pada Jumat.
“Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembersihan fasilitas umum, perbaikan jalan lingkungan, dan penataan kembali area yang digunakan selama latihan,” ucap dia.
Baca juga: DPR nilai ada potensi besar industri MRO pesawat di Batam
Pembersihan dilakukan bersama masyarakat dan pemerintah desa setempat. Aksi ini dinilai penting karena lokasi latihan sempat dilalui alat berat serta berbagai kendaraan lain, dan menjadi tempat ledakan maupun penembakan senjata tajam selama latihan berlangsung.
Kegiatan yang termasuk dalam agenda Karya Bakti ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan kemanunggalan TNI–Rakyat.
“Karya bakti ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara prajurit dan warga. Kami hadir untuk memberikan manfaat dan menjaga hubungan baik yang telah terjalin,” kata Ricky.
Baca juga: Di Batam, Komisi VII DPR dorong regulasi aviasi lebih kompetitif untuk industri MRO
Ia menambahkan, selain meningkatkan kemampuan tempur melalui latihan, TNI memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, antusiasme warga terlihat dari keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa TNI dan rakyat selalu bersatu dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui karya bakti ini, diharapkan wilayah sekitar area latihan kembali bersih, tertata, dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari,” ujar dia.
Baca juga: Telkomsel hadirkan kompetisi film pendek melalui MAXStream Studios