Batam (Antara Kepri) - Jarak pandang pilot di Bandara Internasional Hang Nadim Batam membaik dari sekitar 700 meter pada Jumat hingga Sabtu, Minggu siang menjadi sekitar 2.000 meter.

"Kabut asap akibat kebakaran di Sumatera daratan mulai berkurang. Jarak pandang terus bertambah hingga menjadi 2.000 meter pada Minggu siang," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Minggu.

Ia mengatakan, membaiknya kondisi cuaca membuat semua jadwal penerbangan kini lancar setelah sejak Kamis hingga Sabtu terganggu.

"Hingga siang ini semua lancar. Tidak ada penundaan keberangkatan dan keterlambatan kedatangan akibat kabut asap," kata dia.

Suwarso mengatakan, dengan jarak pandang minimal 2.000 meter di bandara cukup aman untuk semua penerbangan baik pesawat besar atau kecil dengan baling-baling.

"Pada Rabu hingga Sabtu memang ada sejumlah penerbangan  dibatalkan akibat kabut asap sangat tebal hingga jarak pandang di luar 500 meter," kata Suwarso.

Sejak Sabtu, upaya pemadaman titik api di wilayah Riau sudah dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dibantu sejumlah instansi terkait.

Dari Pekanbaru diberitakan, Kepala BNPB Syamsul Maarif bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya meninjau langsung upaya pemadaman kebakaran lahan dan hutan yang masih terjadi di Bengkalis dan Rokan Hilir, Riau.

Pesawat Cassa dan Hercules milik TNI AU menyemai awan hujan dan tiga helikopter digunakan untuk mengebom titik panas dengan  air. (Antara)

Editor: Rusdianto