Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 29 kali gempa susulan pascagempa utama berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Ternate dan Bitung, Kamis (2/4) pagi.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, mengungkapkan bahwa rentetan gempa susulan tersebut memiliki kekuatan yang bervarias, di kisaran 3,1 hingga yang terbesar mencapai 5,5.

Fenomena Lazim Namun Tetap Waspada

Zulkifli menjelaskan bahwa munculnya gempa susulan merupakan hal yang lazim terjadi setelah adanya gempa dengan magnitudo besar. Meski kekuatannya cenderung lebih kecil dari gempa utama, masyarakat diimbau untuk tidak lengah.

"Kami tetap berharap warga waspada berhati-hati, serta memastikan bahwa bangunan rumah atau tempat bekerja dalam kondisi baik setelah terjadinya gempa," ujarnya.

Gempa utama terjadi pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate (Maluku Utara) diguncang gempa tektonik.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Ada 29 gempa susulan pasca-gempa utama di Ternate-Bitung Kamis