
Prabowo tegaskan pemerintah hadir untuk nelayan

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada para nelayan di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu, Prabowo menyampaikan penghormatan kepada para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
"Saya mengerti nelayan itu memiliki risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main. Cuaca bisa berubah, arus bisa berubah. Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih," ujar Presiden Prabowo melalui keterangan BPM Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya bertekad untuk memperbaiki kesejahteraan sekaligus memberikan penghormatan yang layak kepada para nelayan Indonesia.
Menurut Prabowo, selama ini nelayan kerap berada di posisi yang kurang mendapat perhatian.
"Untuk itu saya bertekad untuk memperbaiki dan menghormati para nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia. Para nelayan sering dilupakan," kata Prabowo.
Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga memastikan bahwa pemerintah saat ini akan hadir lebih nyata bagi masyarakat kecil, termasuk nelayan dan petani di seluruh tanah air.
"Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia," kata Presiden.
Sementara itu, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan membangun sektor kelautan dan perikanan secara besar-besaran melalui penguatan ekonomi biru
Ia mengatakan potensi laut Indonesia merupakan karunia besar yang harus dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
"Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru, the blue ocean economy. The blue ocean economy ini adalah sangat penting, ini adalah karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi," ujar Presiden Prabowo dalam keterangan Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa penguatan sektor kelautan menjadi bagian dari upaya besar pemerintah membangun kemandirian nasional.
Menurut Prabowo, nelayan harus menjadi pelaku utama dalam pemanfaatan sumber daya laut nasional.
"Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada banyak sekali kita. Kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar dan para nelayan yang punya jasa besar, dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan pembangunan ribuan kapal ikan yang nantinya dikelola melalui koperasi nelayan.
Tahun ini, pemerintah akan membangun 1.582 kapal ikan. Kapal-kapal tersebut akan diberikan kepada kelompok nelayan yang bergabung dalam koperasi.
"Nanti diatur apakah 30 nelayan satu koperas, nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil," tegasnya.
Presiden Prabowo optimistis langkah besar tersebut akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.
"Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik," pungkas Presiden.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo tegaskan pemerintah hadir untuk nelayan di seluruh Indonesia
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
