Jakarta (ANTARA) - Harga emas batangan di Pegadaian terus menunjukkan tren penurunan pada perdagangan Jumat (24/4) pagi. Tiga jenama utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kembali kompak melemah dibandingkan posisi harga pada hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian pada pukul 07.32 WIB, emas cetakan Antam kini dibanderol seharga Rp2.918.000 per gram, turun Rp26.000 dari harga Kamis (23/4) yang berada di level Rp2.944.000 per gram.

Penurunan harga juga terjadi pada emas cetakan UBS yang kini berada di angka Rp2.859.000 per gram. Sementara itu, emas merek Galeri24 tercatat dijual seharga Rp2.813.000 per gram.

Berikut rincian ketersediaan kuantitas emas di Pegadaian:

  • Galeri24: Tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

  • UBS: Tersedia mulai ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

  • Antam: Di laman Sahabat Pegadaian ditampilkan untuk ukuran 0,5 gram hingga 100 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.475.000
  • 1 gram: Rp2.813.000.
  • ‎2 gram: Rp5.588.000
  • ‎5 gram: Rp13.794.000
  • ‎10 gram: Rp27.514.000
  • ‎25 gram: Rp68.413.000
  • ‎50 gram: Rp136.719.000
  • ‎100 gram: Rp273.302.000
  • ‎250 gram: Rp681.576.000
  • ‎500 gram: Rp1.363.152.000
  • ‎1.000 gram: Rp2.726.303.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp1.512.000
  • ‎1 gram: Rp2.918.000
  • ‎2 gram: Rp5.772.000
  • 3 gram: Rp8.632.000
  • ‎5 gram: Rp14.352.000
  • 10 gram: Rp28.647.000
  • ‎25 gram: Rp72.487.000
  • ‎50 gram: Rp142.891.000
  • ‎100 gram: Rp285.701.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp1.545.000
  • ‎1 gram: Rp2.859.000
  • ‎2 gram: Rp5.673.000
  • ‎5 gram: Rp14.018.000
  • 10 gram: Rp27.890.000
  • ‎25 gram: Rp69.587.000
  • ‎50 gram: Rp138.888.000
  • ‎100 gram: Rp277.666.000
  • 250 gram: Rp693.959.000
  • ‎500 gram: Rp1.386.288.000
Sementara itu, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat outstanding pembiayaan emas syariah atau disebut Solusi Emas Hijrah melonjak lebih dari 11 kali lipat secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp1,7 triliun per akhir Maret 2026.

Sejalan dengan hal tersebut, perseroan juga mencatatkan peningkatan signifikan pada jumlah rekening nasabah yakni sebesar 274 persen (yoy) menjadi 12.061 rekening.

"Capaian ini menunjukkan lonjakan minat nasabah terhadap pembiayaan logam mulia emas, khususnya lewat skema cicilan," kata Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dengan permintaan yang tinggi, Ricky menambahkan bahwa Bank Muamalat semakin agresif dan optimistis terhadap pertumbuhan pembiayaan emas syariah yang bisa mencapai target pada tahun ini.

Menurutnya, kenaikan yang impresif tersebut didorong oleh sejumlah faktor utama, salah satunya perubahan perilaku nasabah yang sebelumnya cenderung menyimpan dana dan kini mulai mengakumulasi aset produktif termasuk melalui skema angsuran.

Bank Muamalat mendapati minat nasabah yang kuat untuk memiliki emas sebagai instrumen investasi sekaligus aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik saat ini.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tiga jenama emas di Pegadaian Jumat pagi ini serempak turun harga lagi