Batam (Antara Kepri) - Otoritas Pelabuhan Domestik Sekupang menyatakan dalam tiga hari (28-30 Januari) jumlah warga yang meninggalkan Batam ke berbagai tujuan untuk merayakan tahun baru Imlek sekitar 14.000 orang.

"Lonjakan terasa sejak kemarin (29/1), namun secara keseluruhan dalam tiga hari ini mencapai sekitar 14.000 orang yang meninggalkan Batam," kata petugas Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam, Mario Sihotang, Jumat.

Ia mengatakan, puncak arus mudik terjadi pada Rabu dengan jumlah penumpang keseluruhan yang meninggalkan Batam dengan tujuan didominasi ke Tanjungbatu, Moro, Selatpanjang, Dumai mencapai sekitar 6.000 orang.

Sementara pada Selasa, jumlah pemudik yang meninggalkan Batam ke berbagai tujuan baru mencapai sekitar 3.000 orang.

"Hari ini jumlah pemudik mencapai sekitar 4.700 orang dengan didominasi tujuan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri dan Selat Panjang Provinsi Riau," kata dia.

Jumlah penumpang yang meninggalkan Batam pada H-1, kata dia, justru diluar dugaan dari operator pelayaran yang memprediksi akan mnjadi puncak arus mudik.

"Operator sudah menyediakan sejumlah kapal feri tambahan. Namun sebagian tidak dioperasikan karena jumlah penumpang tidak seoerti perkiraan semula," kata Mario.

Mario mengatakan, jumlah kapal feri dan kapal cepat lain yang diberangkatkan pada Kamis mencapai 30 armada diantaranya 4 Feri Batam Jet tujuan Tanjung Balai Karimun dan Selatpanjang, enam kapal Dumai Line maupun Dumai Ekspress tujuan Selatpanjang-Dumai, empat kapal cepat Marina tujuan Tanjungbatu, Speed Boat Seatech ada tiga dengan tujuan Tanjungbatu.

Selanjutnya Kapal Feri Miko Natalia ada 5 ke Tanjungbalai Karimun, Speed boat Budi Jasa tujuan Moro ada 2, Speed Boat Rahmad Jaya tujuan Selatpanjang ada 2, Speed boat Tenggiri Ekspres serta ekspress 88 tujuan Tanjungbatu, serta Tenggiri lima serta Speed boat Sentoosa 15 tujuan Tanjungbatu.

"Hari ini kepadatan hanya terjadi pada pagi dan sore. Sementara untuk siang hari relatif lebih sedikit dibanding pagi dan sore," kata dia.

Ia mengatakan, arus balik ke Batam diperkirakan akan mulai terasa pada Minggu 2 Februari 2014. (Antara)

Editor: Rusdianto