14 Ribu Pemudik Imlek Tinggalkan Batam
Jumat, 31 Januari 2014 22:38 WIB
Sejumlah penumpang mengantre masuk ke kapal cepat tujuan Tanjung Balai Karimun, di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Kamis (30/1). Otoritas pelabuhan mencatat lonjakan penumpang yang akan merayakan Imlek ke beberapa pulau seperti Karimun, Moro, Sel
Batam (Antara Kepri) - Otoritas Pelabuhan Domestik Sekupang menyatakan dalam tiga hari (28-30 Januari) jumlah warga yang meninggalkan Batam ke berbagai tujuan untuk merayakan tahun baru Imlek sekitar 14.000 orang.
"Lonjakan terasa sejak kemarin (29/1), namun secara keseluruhan dalam tiga hari ini mencapai sekitar 14.000 orang yang meninggalkan Batam," kata petugas Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam, Mario Sihotang, Jumat.
Ia mengatakan, puncak arus mudik terjadi pada Rabu dengan jumlah penumpang keseluruhan yang meninggalkan Batam dengan tujuan didominasi ke Tanjungbatu, Moro, Selatpanjang, Dumai mencapai sekitar 6.000 orang.
Sementara pada Selasa, jumlah pemudik yang meninggalkan Batam ke berbagai tujuan baru mencapai sekitar 3.000 orang.
"Hari ini jumlah pemudik mencapai sekitar 4.700 orang dengan didominasi tujuan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri dan Selat Panjang Provinsi Riau," kata dia.
Jumlah penumpang yang meninggalkan Batam pada H-1, kata dia, justru diluar dugaan dari operator pelayaran yang memprediksi akan mnjadi puncak arus mudik.
"Operator sudah menyediakan sejumlah kapal feri tambahan. Namun sebagian tidak dioperasikan karena jumlah penumpang tidak seoerti perkiraan semula," kata Mario.
Mario mengatakan, jumlah kapal feri dan kapal cepat lain yang diberangkatkan pada Kamis mencapai 30 armada diantaranya 4 Feri Batam Jet tujuan Tanjung Balai Karimun dan Selatpanjang, enam kapal Dumai Line maupun Dumai Ekspress tujuan Selatpanjang-Dumai, empat kapal cepat Marina tujuan Tanjungbatu, Speed Boat Seatech ada tiga dengan tujuan Tanjungbatu.
Selanjutnya Kapal Feri Miko Natalia ada 5 ke Tanjungbalai Karimun, Speed boat Budi Jasa tujuan Moro ada 2, Speed Boat Rahmad Jaya tujuan Selatpanjang ada 2, Speed boat Tenggiri Ekspres serta ekspress 88 tujuan Tanjungbatu, serta Tenggiri lima serta Speed boat Sentoosa 15 tujuan Tanjungbatu.
"Hari ini kepadatan hanya terjadi pada pagi dan sore. Sementara untuk siang hari relatif lebih sedikit dibanding pagi dan sore," kata dia.
Ia mengatakan, arus balik ke Batam diperkirakan akan mulai terasa pada Minggu 2 Februari 2014. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Lonjakan terasa sejak kemarin (29/1), namun secara keseluruhan dalam tiga hari ini mencapai sekitar 14.000 orang yang meninggalkan Batam," kata petugas Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam, Mario Sihotang, Jumat.
Ia mengatakan, puncak arus mudik terjadi pada Rabu dengan jumlah penumpang keseluruhan yang meninggalkan Batam dengan tujuan didominasi ke Tanjungbatu, Moro, Selatpanjang, Dumai mencapai sekitar 6.000 orang.
Sementara pada Selasa, jumlah pemudik yang meninggalkan Batam ke berbagai tujuan baru mencapai sekitar 3.000 orang.
"Hari ini jumlah pemudik mencapai sekitar 4.700 orang dengan didominasi tujuan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri dan Selat Panjang Provinsi Riau," kata dia.
Jumlah penumpang yang meninggalkan Batam pada H-1, kata dia, justru diluar dugaan dari operator pelayaran yang memprediksi akan mnjadi puncak arus mudik.
"Operator sudah menyediakan sejumlah kapal feri tambahan. Namun sebagian tidak dioperasikan karena jumlah penumpang tidak seoerti perkiraan semula," kata Mario.
Mario mengatakan, jumlah kapal feri dan kapal cepat lain yang diberangkatkan pada Kamis mencapai 30 armada diantaranya 4 Feri Batam Jet tujuan Tanjung Balai Karimun dan Selatpanjang, enam kapal Dumai Line maupun Dumai Ekspress tujuan Selatpanjang-Dumai, empat kapal cepat Marina tujuan Tanjungbatu, Speed Boat Seatech ada tiga dengan tujuan Tanjungbatu.
Selanjutnya Kapal Feri Miko Natalia ada 5 ke Tanjungbalai Karimun, Speed boat Budi Jasa tujuan Moro ada 2, Speed Boat Rahmad Jaya tujuan Selatpanjang ada 2, Speed boat Tenggiri Ekspres serta ekspress 88 tujuan Tanjungbatu, serta Tenggiri lima serta Speed boat Sentoosa 15 tujuan Tanjungbatu.
"Hari ini kepadatan hanya terjadi pada pagi dan sore. Sementara untuk siang hari relatif lebih sedikit dibanding pagi dan sore," kata dia.
Ia mengatakan, arus balik ke Batam diperkirakan akan mulai terasa pada Minggu 2 Februari 2014. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mudik gratis Kemenhub-Polda Kepri, KN Sarotama antar 150 warga Batam ke Kuala Tungkal
19 March 2026 13:31 WIB
Mudik Lebaran, Pelni Tanjungpinang cegah calo melalui pembelian tiket secara online
19 March 2026 9:56 WIB
Pelindo larang mobil parkir inap di Pelabuhan Sri Bintan Pura selama libur lebaran
18 March 2026 19:30 WIB
Bandara Batam tambah kapasitas layanan pemeriksaan keamanan saat mudik lebaran 2026
18 March 2026 15:38 WIB