15 PMA Incar Batam untuk Tanamkan Modal
Senin, 19 Mei 2014 21:43 WIB
Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 15 perusahaan asing berkomitmen akan berinvestasi baru di Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam pada April 2014 dengan nilai 88,5 juta dolar AS, meningkat jika dibanding April 2013.
"Pada April 2013 komitmen investasi baru di Batam mencapai 12,250 juta dolar AS. Sementara April 2014 komitmen investasi yang disampaikan mencapai 88,5 juta dolar AS," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Senin.
Ia mengatakan pada April 2013 ada delapan perusahaan asing yang berminat menanamkan modal di Batam. Sementara pada April 2014 ada 15 perusahaan asing dan gabungan yang incar Batam untuk menanamkan modal.
Bidang usaha yang diminati oleh investor pada April 2014 meliputi industri pengolahan hasil tambang, jasa kontruksi dan pembangunan, industri kapal dan perahu, industri perbaikan kapal, industri motor listrik, dan sektor perdagangan.
Investor yang berminat menanamkan modal tersebut berasal dari Singapura, Tiongkok, dan Korea Selatan.
"Jika terealisasi, maka usaha-usaha tersebut membutuhkan sekitar 730 tenaga kerja baru," kata Ilham.
Pada Maret 2014, BP Batam juga mencatat ada 13 perusahaan asing yang berkomitmen menanamkan modal di Batam dengan nilai 111,650 juta dolar AS.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding Februari yang hanya 20,28 juta dolar AS dari sembilan perusahaan asing.Sedangkan pada Januari 2014 ada 13 perusahaan asing dan gabungan yang berkomitmen berinvestasi di Batam dengan nilai investasi 23,6 juta dolar AS.
"Target kami tahun ini komitmen investasi asing ke Batam mencapai 500 juta dolar AS. Target tersebut menurut kami sangat realistis," katanya.
Selain komitmen investasi, kata dia, sejumlah perusahaan juga sudah merealisasikan investasi mereka di Batam dalam berbagai bidang.
"Batam masih sangat kondusif meski masuk musim pemilu. Investor tetap yakin terhadap keamanan Batam," kata Ilham. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Pada April 2013 komitmen investasi baru di Batam mencapai 12,250 juta dolar AS. Sementara April 2014 komitmen investasi yang disampaikan mencapai 88,5 juta dolar AS," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Senin.
Ia mengatakan pada April 2013 ada delapan perusahaan asing yang berminat menanamkan modal di Batam. Sementara pada April 2014 ada 15 perusahaan asing dan gabungan yang incar Batam untuk menanamkan modal.
Bidang usaha yang diminati oleh investor pada April 2014 meliputi industri pengolahan hasil tambang, jasa kontruksi dan pembangunan, industri kapal dan perahu, industri perbaikan kapal, industri motor listrik, dan sektor perdagangan.
Investor yang berminat menanamkan modal tersebut berasal dari Singapura, Tiongkok, dan Korea Selatan.
"Jika terealisasi, maka usaha-usaha tersebut membutuhkan sekitar 730 tenaga kerja baru," kata Ilham.
Pada Maret 2014, BP Batam juga mencatat ada 13 perusahaan asing yang berkomitmen menanamkan modal di Batam dengan nilai 111,650 juta dolar AS.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding Februari yang hanya 20,28 juta dolar AS dari sembilan perusahaan asing.Sedangkan pada Januari 2014 ada 13 perusahaan asing dan gabungan yang berkomitmen berinvestasi di Batam dengan nilai investasi 23,6 juta dolar AS.
"Target kami tahun ini komitmen investasi asing ke Batam mencapai 500 juta dolar AS. Target tersebut menurut kami sangat realistis," katanya.
Selain komitmen investasi, kata dia, sejumlah perusahaan juga sudah merealisasikan investasi mereka di Batam dalam berbagai bidang.
"Batam masih sangat kondusif meski masuk musim pemilu. Investor tetap yakin terhadap keamanan Batam," kata Ilham. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disnakertrans: PT SBI didenda Rp330 juta akibat pekerjakan tenaga kerja asing ilegal
03 April 2026 16:32 WIB
Hasil sidak Kemnaker temukan ratusan tenaga kerja asing ilegal di KEK Galang Batang
20 February 2026 17:01 WIB
Disnakertrans: Dua perusahaan di KEK Galang Batang didenda terkait tenaga kerja asing
19 February 2026 16:50 WIB
Disnakertrans Kepri temukan 31 tenaga kerja asing ilegal bekerja di KEK Galang Batang
19 February 2026 14:20 WIB
Disnaker Batam catat penerimaan Rp44,8 miliar dari Retribusi tenaga kerja asing
29 January 2026 15:51 WIB
AS ubah aturan visa H-1B, utamakan pekerja asing terampil dan bergaji tinggi
25 December 2025 11:11 WIB
Imigrasi Ranai sebut 1.233 WNA dan WNI Lintasi Natuna-Riau selama tahun 2025
23 December 2025 11:07 WIB
Terpopuler - Info BP Batam
Lihat Juga
Pemda DIY apresiasi partisipasi BP Batam di pameran Jogja TCTI 2021
28 November 2021 10:03 WIB, 2021
BP Batam sosialisasikan pengembangan infrastruktur kawasan dan destinasi wisata di Bogor
24 October 2021 11:23 WIB, 2021