Pilpres di Singapura 6 Juli 2014
Jumat, 20 Juni 2014 19:02 WIB
Batam (Antara Kepri) - Penyelenggaraan Pemilu Presiden RI di Singapura diselenggarakan Minggu (6/7), tiga hari sebelum Pilpres di Indonesia 9 Juli 2014, kata Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Singapura Mirza Nurhidayat di Singapura, Jumat.
KBRI Singapura dan PPLN sepakat untuk memilih pelaksanaan Pilpres pada hari Minggu, agar semakin banyak warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan hak pilihnya.
"Pertimbangannya untuk mengakomodasi pemilih yang ada di sini, karena sebagian besar pelajar dan pekerja. Kalau hari Minggu, waktu mereka lebih longgar," ucap Mirza.
PPLN menyiapkan 36 Tempat Pemungutan Suara di Kantor KBRI, 7 Chatsworth Road, untuk memudahkan pemilih menggunakan hak suaranya. Jumlah yang sama dengan pemilu legislatif lalu.
Sementara untuk Daftar Pemilih Tetap Pilpres di Singapura sebanyak 108.077 orang pemilih, lebih sedikit dibanding DPT Pileg yang mencapai 112.123 orang pemilih.
Ia mengatakan berkurangnya jumlah pemilih tetap berdasarkan verifikasi yang dilakukan PPLN, banyak WNI yang sudah berpindah tempat bekerja, pulang ke Tanah Air dan melepas kewarganegaraannya sehingga tidak memiliki hak mengikuti pemilu.
"Paling banyak yang pindah tempat bekerja. Kalau yang pelepasan kewarganegaraan, hanya sekitar 30 orang," ungkap Mirza.
PPLN dan KBRI sudah melakukan sosialisasi pilpres sejak Mei 2014, dengan memasang poster dan membagikan brosur di tempat-tempat yang dianggap menjadi pusat pertemuan WNI seperti Sekolah Indonesia Singapura, City Plaza dan tempat pengiriman uang.
"Kami juga sudah mengirimkan surat ke majikan sejak awal bulan lalu. Surat yang sama juga disampaikan ke agen-agen, tidak hanya agen PLRT, tapi juga pelaut," kata dia bercerita.
Surat itu berisikan informasi mengenai pesta demokrasi pemilihan presiden, dan meminta kesudian memperbolehkan pekerjanya untuk mempergunakan haknya.
Pilpres 2014 diikuti dua pasangan capres-cawapres, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sera Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Antara)
Editor: Rusdianto
KBRI Singapura dan PPLN sepakat untuk memilih pelaksanaan Pilpres pada hari Minggu, agar semakin banyak warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan hak pilihnya.
"Pertimbangannya untuk mengakomodasi pemilih yang ada di sini, karena sebagian besar pelajar dan pekerja. Kalau hari Minggu, waktu mereka lebih longgar," ucap Mirza.
PPLN menyiapkan 36 Tempat Pemungutan Suara di Kantor KBRI, 7 Chatsworth Road, untuk memudahkan pemilih menggunakan hak suaranya. Jumlah yang sama dengan pemilu legislatif lalu.
Sementara untuk Daftar Pemilih Tetap Pilpres di Singapura sebanyak 108.077 orang pemilih, lebih sedikit dibanding DPT Pileg yang mencapai 112.123 orang pemilih.
Ia mengatakan berkurangnya jumlah pemilih tetap berdasarkan verifikasi yang dilakukan PPLN, banyak WNI yang sudah berpindah tempat bekerja, pulang ke Tanah Air dan melepas kewarganegaraannya sehingga tidak memiliki hak mengikuti pemilu.
"Paling banyak yang pindah tempat bekerja. Kalau yang pelepasan kewarganegaraan, hanya sekitar 30 orang," ungkap Mirza.
PPLN dan KBRI sudah melakukan sosialisasi pilpres sejak Mei 2014, dengan memasang poster dan membagikan brosur di tempat-tempat yang dianggap menjadi pusat pertemuan WNI seperti Sekolah Indonesia Singapura, City Plaza dan tempat pengiriman uang.
"Kami juga sudah mengirimkan surat ke majikan sejak awal bulan lalu. Surat yang sama juga disampaikan ke agen-agen, tidak hanya agen PLRT, tapi juga pelaut," kata dia bercerita.
Surat itu berisikan informasi mengenai pesta demokrasi pemilihan presiden, dan meminta kesudian memperbolehkan pekerjanya untuk mempergunakan haknya.
Pilpres 2014 diikuti dua pasangan capres-cawapres, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sera Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Selip lidah saat konferensi pers, Biden panggil Zelenskyy 'Presiden Putin'
12 July 2024 10:17 WIB, 2024
Tim Trump harap Joe Biden tetap maju pilpres dan yakin dapat mengalahkannya
04 July 2024 15:33 WIB, 2024
KPU RI tetapkan Prabowo-Gibran jadi presiden-wapres terpilih Pilpres 2024
24 April 2024 11:40 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Dubes RI Washington sambut rencana LKBN ANTARA buka kantor perwakilan di AS
24 September 2026 15:56 WIB
Pemprov Kepri bersama DPRD tetapkan APBD Perubahan 2026 naik jadi Rp3,63 Triliun
23 September 2026 9:09 WIB
LKBN ANTARA dan 34 kantor berita Asia Pasifik bahas penanganan disinformasi
21 September 2026 7:40 WIB
Pemkot luncurkan Batam Policy Lab untuk pengambilan kebijakan berbasis bukti
19 September 2026 10:58 WIB