Jepang Pantau Perkembangan Kawasan Bebas Batam
Jumat, 22 Mei 2015 20:42 WIB
Direktur Promosi dan Humas BP Batam (kanan) bersalaman dengan Konsulat Jenderal Jepang di Batam Hirofumi Morikawa di kantor BP Batam, Kamis (21/5). Hirofumi berada di Batam untuk menggali informasi tentang kemajuan FTZ Batam. (Foto Larno)
Batam (Antara Kepri) - Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Hirofumi Morikawa melakukan kunjungan ke Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menggali informasi perkembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam untuk kepentingan investasi.
"Kunjungan dilakukan Kamis (21/5) kemarin, mereka ingin menggali informasi terbaru mengenai kawasan bebas Batam," kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono di Batam, Jumat.
Jepang menilai, Kawasan Batam merupakan salah satu kawasan industri terkemuka yang berkembang di wilayah Indonesia dan Asia.
"Kami mengapresiasi kujungan tersebut. Kami juga berharap dengan kumjungan ini nantinya dapat saling bertukar informasi dan bersama mamajukan iklim investasi," kata dia.
Pada Dubes Jepang, Purnomo juga memaparkan perkembangan Batam terkait ketersediaan infrastruktur, seperti bandara, pelabuhan, jalan, komunikasi, listrik, air bersih serta Informasi teknologi.
Selain itu kemudahan perjinan dan keamanan di Batam menjamin para investor dan calon investor untuk dapat melakukan kegiatan investasinya dengan baik, sehingga kegiatan produksi maupun aktivitas usaha lainnya dapat berjalan dengan semestinya.
"Pertumbuhan infrastruktur di Batam menjadi suatu hal yang sangat penting bagi Jepang sebelum melakukan investasi dalam berbagai bidang," kata dia.
Morikawa, kata dia, juga kagum dengan budaya masyarakat Indonesia yang memiliki sikap ramah terhadap wisatawan atau pendatang baru.
"Hal tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat Jepang yang datang untuk berwisata atau kepentingan pekerjaan," kata Purnomo.
Selain dikenal sebagai kawasan investasi, kata dia, Batam juga dikenal sebagai salah satu tujuan wisata dengan jumlah kunjungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.
"Selama ini investasi Jepang di Batam sudah besar. Setelah kunjungan tersebut kami berharap akan ada investor baru. Selain itu kunjungan masyarakat Jepang ke Batam untuk berwisata juga meningkat," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
"Kunjungan dilakukan Kamis (21/5) kemarin, mereka ingin menggali informasi terbaru mengenai kawasan bebas Batam," kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono di Batam, Jumat.
Jepang menilai, Kawasan Batam merupakan salah satu kawasan industri terkemuka yang berkembang di wilayah Indonesia dan Asia.
"Kami mengapresiasi kujungan tersebut. Kami juga berharap dengan kumjungan ini nantinya dapat saling bertukar informasi dan bersama mamajukan iklim investasi," kata dia.
Pada Dubes Jepang, Purnomo juga memaparkan perkembangan Batam terkait ketersediaan infrastruktur, seperti bandara, pelabuhan, jalan, komunikasi, listrik, air bersih serta Informasi teknologi.
Selain itu kemudahan perjinan dan keamanan di Batam menjamin para investor dan calon investor untuk dapat melakukan kegiatan investasinya dengan baik, sehingga kegiatan produksi maupun aktivitas usaha lainnya dapat berjalan dengan semestinya.
"Pertumbuhan infrastruktur di Batam menjadi suatu hal yang sangat penting bagi Jepang sebelum melakukan investasi dalam berbagai bidang," kata dia.
Morikawa, kata dia, juga kagum dengan budaya masyarakat Indonesia yang memiliki sikap ramah terhadap wisatawan atau pendatang baru.
"Hal tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat Jepang yang datang untuk berwisata atau kepentingan pekerjaan," kata Purnomo.
Selain dikenal sebagai kawasan investasi, kata dia, Batam juga dikenal sebagai salah satu tujuan wisata dengan jumlah kunjungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.
"Selama ini investasi Jepang di Batam sudah besar. Setelah kunjungan tersebut kami berharap akan ada investor baru. Selain itu kunjungan masyarakat Jepang ke Batam untuk berwisata juga meningkat," kata dia.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Larno
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah Jepang setujui subsidi energi Rp57,4 triliun dampak konflik Timur Tengah
26 May 2026 14:25 WIB
Terpopuler - Info BP Batam
Lihat Juga
Pemda DIY apresiasi partisipasi BP Batam di pameran Jogja TCTI 2021
28 November 2021 10:03 WIB, 2021
BP Batam sosialisasikan pengembangan infrastruktur kawasan dan destinasi wisata di Bogor
24 October 2021 11:23 WIB, 2021