Rudi Berang RSUD Batam Panas
Kamis, 28 April 2016 21:25 WIB
Batam (Antara Kepri) - Wali Kota Batam Muhammad Rudi berang begitu mengetahui hampir seluruh bagian dalam Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah terasa panas, dan pendingin tidak bekerja maksimal.
"Panas, kenapa ini? Segera perbaiki. Saya tahunya pekan depan sudah dingin," kata Wali Kota Muhammad Rudi saat inspeksi mendadak di RSUD Embung Fatimah Batam, Kamis.
Rudi menahan rasa marahnya mulai dari ruang tunggu pasien yang sudah terasa panas, kemudian ia berjalan ke lorong-lorong, memasuki beberapa ruang, dan tetap tidak terasa sejuk sesuai harapan.
Padahal menurut dia, seharusnya rumah sakit terasa sejuk agar membuat pasien nyaman.
Wali Kota yang awalnya bertindak laku layaknya pasien kemudian mempertanyakan mengapa rumah sakit besar hanya dilengkapi pendingin seadanya, hingga membuat tidak nyaman.
"Saya tidak tahu bagaimana caranya, tambah AC-nya," kata dia dengan nada tinggi.
Kepada wartawan, politisi Partai Demokrat itu mengaku sudah menerima banyak keluhan mengenai kondisi rumah sakit yang panas.
"Kalau masalahnya hanya pejabat pengguna anggaran sedang menjalani masalah hukum, kami akan atur nantinya biar enak. Nanti Plt dilancarkan," kata dia.
Selain panas, ia menilai pelayanan di RSUD Embung Fatimah relatif baik. Hanya dia menyarankan agar seragam penerima pasien dibedakan dengan petugas medis.
"Baju 'receptionist' dibedakan, dipakaikan seperti di hotel, tapi yang panjang, dan pelayanannya lemah lembut," kata Rudi.
Plt Dirut RSUD Embung Fatimah, Jeni Iryani mengatakan akan mengupayakan memperbaiki kondisi rumah sakit yang panas.
Ia mengatakan tidak memiliki wewenang dalam penggunaan anggaran RSUD, karena hanya menjabat Plt, mengingat Dirut RSUD sedang menjalani persoalan hukum di Jakarta.
Sebelumnya, pasien RSUD, Batong menyatakan ruangan perawatan relatif panas, besaran pendingin ruangan tidak sesuai dengan luas ruangan.
"Agak panas. Itu saja, pelayanan yang lainnya bagus," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Panas, kenapa ini? Segera perbaiki. Saya tahunya pekan depan sudah dingin," kata Wali Kota Muhammad Rudi saat inspeksi mendadak di RSUD Embung Fatimah Batam, Kamis.
Rudi menahan rasa marahnya mulai dari ruang tunggu pasien yang sudah terasa panas, kemudian ia berjalan ke lorong-lorong, memasuki beberapa ruang, dan tetap tidak terasa sejuk sesuai harapan.
Padahal menurut dia, seharusnya rumah sakit terasa sejuk agar membuat pasien nyaman.
Wali Kota yang awalnya bertindak laku layaknya pasien kemudian mempertanyakan mengapa rumah sakit besar hanya dilengkapi pendingin seadanya, hingga membuat tidak nyaman.
"Saya tidak tahu bagaimana caranya, tambah AC-nya," kata dia dengan nada tinggi.
Kepada wartawan, politisi Partai Demokrat itu mengaku sudah menerima banyak keluhan mengenai kondisi rumah sakit yang panas.
"Kalau masalahnya hanya pejabat pengguna anggaran sedang menjalani masalah hukum, kami akan atur nantinya biar enak. Nanti Plt dilancarkan," kata dia.
Selain panas, ia menilai pelayanan di RSUD Embung Fatimah relatif baik. Hanya dia menyarankan agar seragam penerima pasien dibedakan dengan petugas medis.
"Baju 'receptionist' dibedakan, dipakaikan seperti di hotel, tapi yang panjang, dan pelayanannya lemah lembut," kata Rudi.
Plt Dirut RSUD Embung Fatimah, Jeni Iryani mengatakan akan mengupayakan memperbaiki kondisi rumah sakit yang panas.
Ia mengatakan tidak memiliki wewenang dalam penggunaan anggaran RSUD, karena hanya menjabat Plt, mengingat Dirut RSUD sedang menjalani persoalan hukum di Jakarta.
Sebelumnya, pasien RSUD, Batong menyatakan ruangan perawatan relatif panas, besaran pendingin ruangan tidak sesuai dengan luas ruangan.
"Agak panas. Itu saja, pelayanan yang lainnya bagus," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya dituntut 7 tahun penjara dalam kasus Ronald Tannur
28 July 2025 12:11 WIB, 2025
Mantan Ketua Pengadilan Negeri Rudi Suparmono didakwa terima Rp21,85 miliar selama jabat Ketua PN
19 May 2025 15:31 WIB, 2025
Mantan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya hadapi sidang perdana kasus Ronald Tannur
19 May 2025 11:38 WIB, 2025
BP Batam optimistis Pelabuhan Bintang 99 mampu perbaiki kualitas layanan
10 December 2024 9:52 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemenag Natuna edukasi masyarakat perbatasan tentang pentingnya nikah resmi
16 August 2026 15:20 WIB