Batam (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mewisuda 1.020 santri penghafal Al Quran (hafiz) yang berasal dari pesantren dan madrasah se-Kepri di Kota Batam, Kamis.

Gubernur berharap wisuda dapat memotivasi masyarakat agar berminat menghafal Al Quran dan mengamalkan isi kitab suci dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini sejalan dengan visi misi Presiden Jokowi, revolusi mental," kata dia.

Dari 1.020 pengfafal Al Quran yang diwisuda, sebanyak 575 orang di antaranya penghafal lima juz Al Quran, 196 orang hafal 10 juz, 71 orang hafal 20 juz, dan 178 hafal 30 juz.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambut baik wisuda santri tahfidz itu sekaligus bangga karena kebanyakan wisudawan merupakan santri dari Batam.

Menurut dia wisuda hafiz dan hafizah ini dimaksudkan untuk mengapresiasi anak-anak sekaligus menumbuhkan semangat bagi yang hadir untuk memahami nilai Al Quran.

"Ini benteng awal untuk menekan angka kriminalitas dan sebagainya. Kalau kembali ke nilai religius, nilai agama, insya Allah otomatis ada pertahanan diri," kata dia.

Ketua panitia Tengku Arif Fadillah mengatakan wisuda yang dilaksanakan di alun-alun Dataran Engku Putri itu juga untuk merangsang generasi muda lainnya untuk menghafal Al Quran. (Antara)

Editor: Rusdianto