
Polda Kepri kerahkan rantis tangani kebakaran di TPA Punggur

Batam (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengerahkan kedaraan taktis (rantis) Karhutla dan armoured water cannon (AWC) untuk membantu penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Kota Batam, Kamis.
Direktur Samapta Polda Kepri Kombes Pol. Joko Adi Nugroho menyebut pihaknya menerima informasi terjadinya kebakaran di TPA Punggur, Batam pukul 14.30 WIB, hingga pukul 19.46 WIB api masih belum berhasil dipadamkan.
“Kami mengerahkan dua unit rantis, dan 15 personel pengamanan dan penyelamatan (Pamat) ke lokasi kebakaran,” kata Joko.
Akibat kebakaran tersebut, asap putih tebal membumbung ke udara, terpantau hingga Bundaran Punggur, Kota Batam. Tidak ada korban jiwa, namun dikhawatirkan kebakaran menghambat aktivitas pembuangan sampah di Kota Batam.
Dia menyebut, material yang terbakar adalah sampah yang ada di TPA tersebut, dan dipastikan tidak ada korban jiwa.
“Untuk korban jiwa tidak ada, yang terbakar material sampah yang ada di TPA tersebut,” katanya.
Baca juga: KJRI-BP3MI Kepri dampingi pemulangan 43 PMI deportasi
Menurut Joko, upaya pemadaman berlangsung sulit, karena material yang terbakar adalah sampah. Rantis Karhutla yang berkapasitas 2.000 liter dan AWC sebanyak 8.000 liter sudah tiga kali bolak-balik mengisi air untuk memadamkan api.
“Sudah 30 ribu liter air yang dihabiskan untuk memadamkan api tersebut,” ujar Joko.
Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran di TPA Punggur bukan yang pertama kali, pada tahun 2019 dan Februari 2021 sudah pernah terjadi kejadian serupa.
Sementara itu, kondisi TPA Punggur sejak Desember 2025 mengalami antrean truk pembuang sampah untuk membuang muatannya karena daya tampungnya yang sudah melebihi kapasitas.
Sampah-sampah rumah tangga di komplek perumahan sempat menumpuk karena belum diangkut oleh truk sampah dikarenakan terjadinya antrean di TPA Punggur.
Baca juga: BPS: Ekonomi Kepri 2025 tumbuh 6,94 persen
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
